← Beranda

Menjelajahi 3 Kuliner Legendaris di Medan yang Tak Lekang Waktu

Cahyaratu AyuningtyasSabtu, 27 September 2025 | 01.13 WIB
Soto Sinar Pagi, kuliner legendaris Medan (gmaps - CG)

JawaPos.com - Bicara soal kuliner nusantara pasti tidak akan ada habisnya. Setiap daerah di Indonesia memiliki beragam kuliner dengan keunikannya masing-masing, mulai dari rasa, bentuk, dan cara mengolahnya. Medan adalah salah satu kota dengan wisata kuliner yang kaya akan rempah dan rasa yang kuat.

Meskipun saat ini tren makanan modern sudah banyak berkembang, namun sejumlah kuliner legendaris ini masih bertahan mempertahankan cita rasanya. Dilansir dari YouTube Muhammad Hanif Hasballah, berikut beberapa rekomendasi wisata kuliner legendaris yang wajib dicicipi saaat berkunjung ke kota Medan, Sumatera Utara.

1. Soto Sinar Pagi sejak 1962

Kuliner legendaris yang pertama adalah soto di Rumah Makan Sinar Pagi. Rumah makan ini sudah buka sejak tahun 1962 silam dan menjadi tempat rekomendasi para hotel untuk wisatawan yang ingin mencoba wisata kuliner.

Salah satu menu andalannya adalah soto daging campur ayam. Harga satu porsi soto dibanderol dengan harga Rp33.000, lengkap dengan nasi. Soto di sini memiliki tipikal kuah pekat karena dicampur dengan santan, sehingga memiliki rasa yang lebih gurih.

2. Soto bening khas Medan H. Anwar Sulaiman

Masih seputar soto, kuliner berikutnya adalah soto kuah bening. Meskipun bening, kuah soto disini tidak kalah enak. Menu andalannya adalah soto daging dan soto paru.

Dengan harga Rp25.000 pengunjung sudah bisa mencicipi soto lengkap dengan nasi, serta isian yang melimpah. Uniknya lagi, disini menggunakan sambal hijau sebagai pelengkap.

Kuliner ini cocok dijadikan sebagai menu sarapan. Kuahnya yang ringan dan segar sangat pas untuk dimakan sebelum memulai aktivitas.

3. Mie aceh Titi Bobrok

Bagi pecinta mie, mie aceh Titi Bobrok merupakan kuliner yang wajib dikunjungi. Berdiri sejak tahun 1996, warung makan ini sangat populer di Medan.

Jam operasionalnya buka dari pukul 10 pagi hingga 10 malam. Bagi pengunjung disarankan datang siang hari untuk menghindari ramai ketika malam.

Menu di sini sangat bervariatif, mulai dari mie aceh original, daging, hingga mie aceh seafood. Harganya sendiri tergolong cukup murah, yaitu mulai dari Rp13.000.

Mie aceh Titi Bobrok menggunakan jenis mie kuning yang tebal, sehingga ketika dimasak akan memiliki warna orange yang menggugah selera.

4. Sate Memeng

Salah satu kuliner sate legendaris di Medan ini buka sejak tahun 1953 dan telah dipegang oleh generasi ketiga.

Sate Memeng menawarkan beberapa jenis daging, yaitu ayam, sapi, jeroan, paru, hati, dan kambing. Pilihan bumbunya juga beragam yaitu bumbu kacang, bumbu padang, dan bumbu kecap.Menu andalan di warung ini adalah sate bumbu kacang.

Satu porsi sate dihargai dengan harga Rp33.000. Meskipun terdengar cukup mahal, tapi daging yang disajikan tebal-tebal membuat harga tersebut sepadan.

Selain sate, di sini juga menyediakan mie rebus medan, dibanderol dengan harga Rp23.000. Mie rebus medan memiliki ciri khas kuah yang kental dan pekat dengan isian mulai dari tahu goreng, tauge, kentang goreng, dan telur rebus.

Kuliner legendaris di Medan tidak hanya soal rasa, namun juga cerita panjang yang tersimpan pada setiap sajiannya. Dari soto hingga sate semuanya menjadi bukti warisan kuliner yang tetap bertahan hingga saat ini di tengah perkembangan zaman. (*)

EDITOR: Siti Nur Qasanah