← Beranda

Bikin Ngiler! Seharian Kulineran di Kota Batu Malang: Dari Rumah Makan Mesir yang Legendaris, Martabak Kambing Unik, hingga Pos Ketan Susu Legenda

Zulfa Putri HardiyatiSelasa, 16 September 2025 | 14.45 WIB
Bikin Ngiler! Seharian Kulineran di Kota Batu Malang: Dari Rumah Makan Mesir yang Legendaris, Martabak Kambing Unik, hingga Pos Ketan Susu Legenda (YOUTUBE Rumah Canda Melki)

JawaPos.com - Kota Batu, Malang, adalah salah satu permata Jawa Timur yang memadukan keindahan alam pegunungan dengan cita rasa kuliner yang tak kalah memikat.

Udara sejuk, pemandangan asri, dan keramahan masyarakatnya membuat siapa saja betah berlama-lama.

 Tak heran jika sejak zaman Belanda, wilayah ini dijuluki sebagai Swiss Kecil di Pulau Jawa.

Namun di balik keindahan alamnya, ada pula kehangatan lain yang tak kalah menggoda: kuliner Kota Batu yang beragam, legendaris, dan bikin ketagihan.

Melalui kanal YouTube Rumah Canda Melki, perjalanan kuliner kali ini menyusuri jalanan Kota Batu,

dari hidangan Timur Tengah yang otentik, camilan-camilan unik di sekitar alun-alun,

hingga sajian legendaris yang sudah ada sejak puluhan tahun lalu. Mari kita ikuti jejaknya.

1.      Rumah Makan Mesir: Kambing Oven dan Martabak Kambing yang Menggoda

Tak jauh dari alun-alun Kota Batu, terdapat sebuah tempat makan legendaris bernama Rumah Makan Mesir.

Sudah berdiri sejak tahun 1960-an, rumah makan ini tetap eksis hingga sekarang berkat menu khas Timur Tengah yang diadaptasi sesuai lidah Indonesia.

Andalan utama di sini adalah kambing oven. Daging kambing dipanggang perlahan hingga lembut, disajikan dengan nasi mandi atau kapsa yang harum rempah.

 Rasanya gurih, juicy, dan tidak berbau prengus sama sekali. Menu lain yang tak kalah menarik adalah martabak Mesir dengan isian daging kambing.

Martabak ini berbeda dari martabak pada umumnya: kulitnya tipis, isiannya tebal, menggunakan telur bebek, daun bawang,

dan potongan daging kambing yang melimpah. Ditambah sambal tomat khas, sensasinya benar-benar bikin nagih.

Minumannya pun tak kalah unik. Ada jus kurma segar tanpa campuran gula atau air, yang rasanya kental, manis alami, sekaligus menyehatkan.

 Pantas saja rumah makan ini disebut salah satu kuliner legendaris Kota Batu.

2.      Jalan-Jalan Malam di Alun-Alun Batu: Dari Tutut hingga Baby Crab

Saat malam tiba, suasana Kota Batu semakin dingin dan justru inilah waktu yang paling pas untuk berkeliling kuliner di sekitar alun-alun.

 Deretan pedagang kaki lima menawarkan aneka makanan, mulai dari tutut atau keong sawah,

cumi-cumi besar yang menggoda, hingga baby crab goreng renyah yang bisa dimakan beserta cangkangnya.

Tak hanya itu, ada pula jeruk peras segar yang dijual dengan cara unik: diperas langsung tanpa tambahan gula maupun air.

Rasanya segar, alami, dan pas untuk menemani camilan malam di udara dingin Batu.

3.      Penutup Manis: Pos Ketan Susu Legenda 1967

Belum lengkap rasanya ke Kota Batu tanpa mampir ke Pos Ketan Susu Legenda 1967, salah satu ikon kuliner malam hari di alun-alun.

 Usaha yang sudah bertahan lebih dari setengah abad ini terkenal dengan sajian ketan hangat yang diberi aneka topping.

Menu paling klasik sekaligus favorit adalah ketan original dengan parutan kelapa dan bubuk kedelai, disajikan bersama susu panas asli.

Saat disantap di tengah dinginnya udara Kota Batu, rasanya hangat, gurih, dan bikin nostalgia.

 Tekstur ketannya pulen, taburan toppingnya sederhana namun memikat, dan susunya menghadirkan kehangatan yang menenangkan.

Tak heran jika tempat ini selalu ramai pengunjung, bahkan hingga tengah malam.

Kota Batu, Harmoni Alam dan Kuliner

Perjalanan kuliner di Kota Batu membuktikan satu hal: keindahan alam akan semakin lengkap bila ditemani makanan khas yang penuh cerita.

Dari rumah makan legendaris dengan cita rasa Timur Tengah, camilan malam yang seru di alun-alun,

hingga ketan susu yang telah bertahan lintas generasi, semua itu menjadi bagian dari identitas kuliner Kota Batu.

Bagi siapa pun yang berkunjung, Kota Batu bukan hanya destinasi wisata alam, melainkan juga surga kuliner yang menawarkan pengalaman tak terlupakan.

Sejuk udaranya, hangat sambutannya, dan nikmat makanannya

—semua berpadu harmonis membuat setiap momen terasa sempurna. Dan benar adanya,

sekali mencicipi kuliner Kota Batu, rindu untuk kembali akan selalu menghantui.

EDITOR: Hanny Suwindari