← Beranda
Rekomendasi 9 Spot Bakmi Godok Legendaris di Yogyakarta Pilihan Warga Lokal dan Wisatawan, Ada yang jadi Favorit Presiden!
Sukma AyuKamis, 15 Mei 2025 | 20.40 WIB
Bakmi Mbah Gito. (YouTube 10 Best ID).

JawaPos.com - Yogyakarta tidak hanya terkenal dengan kuliner gudeg atau sate klathaknya.

Ada beragam kuliner tradisional lain yang autentik dan selalu dirindukan oleh wisatawan yang datang ke Yogyakarta. salah satunya adalah bakmi godok. 

Hidangan ini adalah mie rebus dalam kuah kaldu gurih yang menghangatkan, sangat pas dinikmati saat malam hari.

Kuahnya dibuat dari rebusan ayam kampung yang menghasilkan cita rasa alami, beberapa ditambah telur bebek, lalu disajikan dengan suwiran ayam, telur, sayuran, dan pelengkap seperti seledri, acar, serta bawang goreng. 

Dilansir dari laman YouTube 10 Best ID, sejumlah warung bakmi godok legendaris di Yogyakarta menawarkan rasa autentik yang layak untuk dijelajahi.

Yang membuat bakmi godok begitu istimewa bukan hanya bahan-bahannya, tetapi juga proses memasaknya yang masih menggunakan arang di banyak tempat. 

Aroma khas dari bakaran ini memberi sentuhan nostalgia yang sulit ditemukan di kota lain.

  1. Bakmi Jowo Mbah Gito – Sentuhan tradisi di tengah Kotagede

Terletak di Jalan Nyi Ageng Nisah No. 9, Kotagede, warung ini telah berdiri sejak tahun 1970 dan tetap setia menyajikan bakmi godok dengan cita rasa klasik.

Suasana bangunan yang didominasi kayu jati tua, dengan ornamen lawas khas pedesaan Jawa, membuat pengunjung serasa masuk ke dalam lorong waktu.

Menu unggulannya tentu saja bakmi godok khas yang dimasak langsung di atas tungku arang.

Kuah kaldu ayam kampungnya yang pekat disajikan bersama telur bebek, menciptakan rasa gurih dan lembut yang menggoda. Harga seporsinya Rp 33.000, dengan porsi besar yang cukup mengenyangkan.

  1. Bakmi Jawa Mbah Hadi – Resep turun-temurun sejak 1905

Berlokasi di Jalan Bintaran Kidul No. 6, warung bakmi ini tidak hanya legendaris karena usianya yang lebih dari seabad, tapi juga karena mempertahankan resep turun-temurun dari generasi ke generasi.

Kaldu ayam kampungnya dibuat dengan teknik masak khusus agar rasa gurihnya meresap dalam setiap helai mie.

Pengunjung dapat memilih tambahan topping seperti telur ayam atau bebek, sesuai selera. Menariknya, harganya bervariasi antara Rp 24.000 hingga Rp 51.000, tergantung kombinasi yang dipilih.

Sebagai pelengkap, segelas bajigur hangat khas Jawa bisa menjadi teman yang pas untuk menikmati malam di Yogyakarta.

  1. Bakmi Jawa Parebo – Gurih kental sejak 1960-an

Berdiri sejak tahun 1960-an di Jalan Brigjen Katamso, Bakmi Jawa Parebo dikenal akan kuahnya yang sangat kental dan penuh rasa.

Ciri khasnya terletak pada penggunaan telur bebek yang diaduk langsung saat proses memasak, menciptakan sensasi gurih dan tekstur kuah yang lembut.

Setiap porsi disajikan dengan acar segar dan kerupuk, memberikan sentuhan renyah di sela rasa hangatnya kuah bakmi.

Dengan harga Rp 24.000 hingga Rp 31.000, tempat ini tetap menjadi favorit warga lokal dan wisatawan yang ingin mencicipi cita rasa orisinal bakmi godok Jawa.

  1. Bakmi & Nasi Goreng Pak Pele – Jujugan presiden di pojok keraton

Berlokasi di pojok Tenggara Keraton Yogyakarta, warung ini mendapat sorotan publik setelah dikunjungi langsung oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

Dikenal dengan ragam varian kuah seperti kuning, putih, dan campuran, setiap jenis kuah memberikan pengalaman rasa yang berbeda namun sama-sama menggoda.

Tak hanya bakmi godok, nasi goreng Jawa di sini juga menjadi favorit banyak pelanggan. Dengan harga mulai dari Rp 25.000, anda bisa menikmati menu yang pernah disantap kepala negara di tempat yang masih mempertahankan kesederhanaannya.

  1. Bakmi Jawa Mas Timbul – Paduan ati ampela yang menggoda

Warung ini terletak di Jalan Jambon No. 63, Sleman, dan terkenal akan cita rasa uniknya. Tambahan ati ampela yang gurih memberi dimensi rasa baru yang membuat banyak pelanggan ketagihan.

Selain itu, sayuran yang digunakan pun melimpah, menciptakan keseimbangan antara gurih dan segar dalam satu mangkuk. Cocok bagi anda yang mencari sensasi berbeda dari bakmi godok biasa.

  1. Bakmi Jawa Pageno – Aneka topping penuh kejutan

Berlokasi di Jalan Mangkuyudan, warung ini menawarkan banyak pilihan topping, mulai dari brutu, kepala ayam, sayap, hingga paha. Kuahnya yang kental dipadukan dengan telur bebek menghasilkan rasa yang kaya dan memanjakan lidah.

Warung ini buka dari pukul 5 sore hingga malam hari, dengan harga sekitar Rp 25.000 per porsi. Bagi pecinta variasi rasa, Pageno adalah destinasi kuliner yang wajib disinggahi.

  1. Bakmi Jawa Mbah Mo – Tipis, gurih, dan kaya rasa

Berada di daerah Parangtritis, Bantul, bakmi godok di sini menggunakan mie yang lebih tipis dari biasanya. Irisan ayam kampungnya besar-besar dan kuahnya tetap kaya meski tidak terlalu kental.

Tambahan bawang goreng dan seledri memberikan aroma harum yang menggoda. Harga seporsinya pun bersahabat, hanya sekitar Rp 20.000.

  1. Bakmi Godok Modang 482 – Telur bebeknya melimpah!

Warung ini berlokasi di Jalan Modang No. 482, Yogyakarta, dan selalu ramai dikunjungi terutama saat malam. Salah satu ciri khasnya adalah penggunaan telur bebek dalam jumlah banyak, menciptakan kuah yang creamy dan gurih.

Dengan harga mulai dari Rp 20.000, tempat ini menjadi pilihan tepat untuk mengisi malam dengan hangatnya kuliner khas Jawa.

  1. Bakmi Jawa Abu Asih – Kombinasi bakmi dan bihun yang unik

Terletak di kawasan Mancasan, Abu Asih menawarkan variasi unik berupa campuran antara bakmi dan bihun. Kuah kaldunya yang kaya akan cita rasa ayam kampung menjadi daya tarik utama.

Pengunjung juga bisa menambahkan topping seperti uritan, kulit ayam, atau sayap sesuai selera. Harga tetap terjangkau, mulai dari Rp 20.000.

Keberagaman bakmi godok di Yogyakarta membuktikan betapa kuatnya warisan kuliner daerah ini. Masing-masing warung menghadirkan cerita, teknik memasak, dan kombinasi rasa yang berbeda.

Bagi anda pencinta masakan tradisional, menjelajahi warung-warung bakmi ini bukan hanya soal rasa, tapi juga soal merayakan kekayaan budaya Jawa.

Maka, siapkan perut dan waktu anda untuk menikmati kuliner malam yang hangat dan penuh kenangan. 

EDITOR: Bayu Putra