JawaPos.com – Kebijakan Presiden Donald Trump yang menunda penerapan tarif impor global memicu lonjakan besar di pasar kripto pada Kamis (10/4).
Bitcoin (BTC) memimpin reli dengan melonjak hampir menyentuh USD 82.000 atau sekitar Rp 1,34 miliar, yang kemudian diikuti oleh kenaikan tajam pada berbagai aset kripto besar seperti XRP, Ethereum, Dogecoin, hingga Solana.
Dikutip dari CoinDesk, Kamis (10/4), XRP mencatat lonjakan hingga 12 persen dan kini diperdagangkan di level USD 2 atau sekitar Rp 32.800 (dengan kurs Rp 16.400 per USD). Ether (ETH) juga ikut naik 12 persen, sementara Cardano (ADA), Binance Coin (BNB), Solana (SOL), dan Dogecoin (DOGE) masing-masing naik 10 persen dalam 24 jam terakhir.
Penguatan ini terjadi tak lama setelah Trump membatalkan kenaikan tarif terhadap hampir semua negara, kecuali Tiongkok yang justru dikenai tarif lebih tinggi hingga 125 persen. Keputusan ini memberi sinyal meredanya ketegangan dagang global dan memicu euforia di pasar saham dan kripto.
Di pasar saham, indeks S&P 500 melonjak 9,5 persen dan Nasdaq 100 melesat 12 persen—keduanya mencatat reli terbaik sejak krisis keuangan tahun 2008.
Menurut Chief Operating Officer BTSE, Jeff Mei, pasar menyambut langkah Trump karena ada harapan bahwa mitra dagang Amerika Serikat akan memilih bernegosiasi, bukan memicu perang dagang besar-besaran. Namun ia tetap mengingatkan adanya risiko jangka menengah akibat eskalasi tarif terhadap Tiongkok.
Kenaikan tajam di pasar kripto juga dipicu oleh aksi likuidasi posisi short senilai lebih dari USD 350 juta. Menurut CoinDesk, fenomena ini biasa terjadi ketika pasar mengalami koreksi tajam sebelumnya—seperti Bitcoin yang sempat turun ke kisaran USD 75.000 awal pekan ini—dan kemudian memantul kuat, menciptakan peluang beli di tengah pasar yang jenuh jual.
Tak hanya koin besar, sejumlah altcoin midcap juga mencatat kinerja luar biasa. Token seperti TAO dari Bittensor, S dari Sonic, dan FLARE dari Flare masing-masing melonjak hingga 30 persen.
Partner HashKey Capital, Jupiter Zheng, menilai bahwa lonjakan ini bisa menjadi sinyal bahwa pasar telah mencapai titik dasar lokal. Meski ada kekhawatiran balasan dari Tiongkok terhadap kebijakan tarif Trump, sinyal dimulainya negosiasi dengan negara lain memberi secercah harapan bagi investor.
Zheng menambahkan, “Jika regulator Amerika terus menyederhanakan hambatan kebijakan dan mendukung industri kripto, Bitcoin dan aset digital lainnya bisa jadi telah menyentuh titik terendah dan siap tumbuh lebih jauh.”
Dengan sentimen positif dan potensi arah kebijakan yang lebih jelas, pasar kripto kini berada di persimpangan penting—apakah ini awal dari reli baru, atau hanya jeda sementara dalam gejolak global.