JawaPos.com–Tahun ini, RKZ Surabaya memasuki usia 98 tahun. Kurang dua tahun lagi, rumah sakit yang terletak di kawasan Diponegoro itu genap satu abad.
Direktur Utama (Dirut) RKZ Surabaya Sugiharto Tanto mengatakan, dalam rangka hari jadi rumah sakit, pihaknya menggelar edukasi soal kesehatan gigi dan mulut melalui seminar. RKZ mengenalkan salah satu centre of excellence-nya. Yakni, layanan Dental Laser dan CBCT (Cone-beam computed tomography systems).
”Kedua teknologi itu menjadi terobosan penting dalam bidang kedokteran gigi modern. Teknologi itu memungkinkan dokter gigi untuk memberikan perawatan yang lebih efektif, nyaman, dan presisi tinggi, kepada pasien,” jelas Sugiharto.
Dia menyatakan, pemanfaatan laser dalam prosedur bedah gigi dan terapi periodontal dapat mengurangi rasa sakit, perdarahan dan memangkas waktu pemulihan pasien.
Sementara itu, lanjut Sugiharto, teknologi CBCT memberikan gambar tiga dimensi yang detail dari struktur gigi dan jaringan sekitarnya. Hal itu membantu dokter gigi dalam mendiagnosis yang lebih akurat dan perencanaan perawatan yang lebih efisien.
Pemaparan materi seminar dibuka Betty Puspawa selaku Ketua MKE KG PDGI Cabang Surabaya. Ketua Panitia Seminar Juliana Sandrawati menyebutkan, seminar diikuti lebih kurang 90 dokter gigi umum dan spesialis dari Surabaya.
”Seminar ini bertujuan untuk membawa para profesional medis yang bergerak di bidang kedokteran gigi ke dalam pemahaman yang lebih dalam tentang teknologi terbaru yang digunakan dalam diagnosis dan pengobatan gigi dan mulut,” papar Juliana Sandrawati.
Juliana menambahkan, seminar tersebut menjadi bukti komitmen RKZ Surabaya dalam menghadirkan edukasi dan kesempatan untuk mengikuti perkembangan terkini di bidang kedokteran gigi.