← Beranda

7 Makanan yang Dapat Menurunkan Kualitas Sperma, Wajib Hindari Agar Kemungkinan Kehamilan Meningkat

Rizqi Fitriana Arum SariMinggu, 11 Agustus 2024 | 16.07 WIB
ILUSTRASI SPERMA. (FREEPIK)

 

JawaPos.com- Memiliki keturunan merupakan impian bagi setiap orang tua. Kesehatan dari ibu dan ayah merupakan salah satu aspek penting yang dapat mempengaruhi proses kelancaran hadirnya buah hati.

Pria diharapkan mampu meningkatkan kualitas sperma saat ingin memiliki keturunan, agar sel telur dapat dibuahi secara optimal.

Apalagi jumlah sperma terus menurun selama 40 tahun terakhir, hal ini tentu menambah ketakutan pasangan yang ingin memiliki buah hati.

Supaya sel telur mengalami pembuahan secara optimal maka sperma yang masuk ke organ reproduksi wanita harus prima, jika tidak sperma akan terhenti ditengah jalan.

Performa sperma dapat meningkat dengan cara mengatur pola makan yang baik, maka mulai sekarang lebih berhati-hati terhadap pilihan makanan yang akan dikonsumsi.

Berikut jenis makanan yang dapat menyebabkan kualitas sperma menurun dikutip dari kanal YouTube dr. Emasuperr.

Baca Juga: Intip 7 Manfaat Seledri bagi Kesehatan, Salah Satunya Dapat Meningkatkan Kualitas Sperma

  1. Daging Olahan

Bacon, sosis, kornet, ham, dendeng ataupun daging olahan lain memang lezat dan praktis, namun makanan ini sudah mengalami berbagai jenis pemrosesan dan penambahan bahan-bahan kimia.

Mengonsumsi daging olahan terbukti menurunkan kesuburan pada pria. Oleh karena itu, bagi yang sedang menjalankan program hamil lebih baik mengonsumsi daging merah alami atau daging unggas serta ikan untuk menambah asupan protein dan meningkatkan kesuburan.

  1. Susu Sapi Penuh Lemak

Pria yang mengonsumsi susu sapi penuh lemak terbukti dapat menurunkan pergerakan jumlah maupun kuantitas dari air mani.

Kualitas sperma pada pria menjadi lemah karena susu penuh lemak mengandung estrogen dari hewan. Hormon ini dapat menurunkan kualitas sperma.

Bagi pria yang sedang menjalankan program hamil disarankan mengganti susu tinggi lemak dengan susu rendah lemak, karena sangat bagus untuk meningkatkan kesuburan.

Baca Juga: Penting! 6 Alasan Anda Harus Berhenti Merokok Demi Kesehatan Seksual Anda, Salah Satunya Mengurangi Jumlah Sperma

  1. Makanan Tinggi Lemak Trans

Sering mengonsumsi makanan tinggi lemak trans terbukti dapat meningkatkan risiko jantung dan juga menurunkan jumlah sperma.

Makanan yang mengandung lemak trans dapat ditemukan pada daging yang sudah dimasak atau dipanggang, mentega, keripik kentang ataupun snack-snack kering.

Sebaiknya sebelum mengonsumsi snack ringan, Anda mencari informasi kandungan lemak trans terlebih dahulu pada tabel gizi yang tertulis di makanan kemasan.

Selain itu makanan yang diproses dan dipanaskan berulang kali juga dapat meningkatkan kadar lemak transnya.

  1. Makanan Mengandung Bisphenol A (BPA)

BPA terbukti bukan hanya menurunkan kesuburan wanita tapi juga menurunkan kesuburan pria karena dapat meniru estrogen, yaitu hormon yang memicu kualitas sperma.

BPA sering ditemukan pada makanan kaleng, makanan yang dibungkus dengan styrofoam, dan makanan panas yang dibungkus dengan plastik.

Oleh karena itu, disarankan untuk memilih wadah non plastik dan tidak menggunakan botol plastik sekali pakai secara berulang.

Baca Juga: Penting! 6 Alasan Anda Harus Berhenti Merokok Demi Kesehatan Seksual Anda, Salah Satunya Mengurangi Jumlah Sperma

  1. Alkohol

Pria yang mengonsumsi sekali atau dua kali mengonsumsi alkohol tidak akan mempengaruhi kesuburannya. Namun bila konsumsi alkohol berlebihan setiap hari maka dapat menyebabkan kesuburan pria menurun.

  1. Kafein

Kafein tidak hanya ditemukan pada kopi namun terdapat juga pada minuman bersoda, minuman energy, obat-obatan dan suplemen kesehatan.

Mengonsumsi kafein dalam jumlah yang tinggi secara rutin, lebih dari 300 mg per hari atau dosis 6 gelas kopi perhari dapat menurunkan kesuburan pada pria.

  1. Kedelai

Kedelai dan produk olahannya seperti tempe, suplemen mengandung kedelai, susu kedelai sangat bagus untuk kesehatan wanita karena dapat meningkatkan produksi hormon estrogen.

Namun sebaliknya, pria apabila mengonsumsi kedelai dalam jumlah yang tinggi justru dapat menurunkan produksi air maninya, sehingga kesuburan pada pria akan menurun. Sebaiknya pria yang sedang menjalankan program hamil disarankan untuk membatasi asupan kedelai.

***

EDITOR: Novia Tri Astuti