← Beranda

Makanan Penurun Asam Urat yang Baik Dikonsumsi Serta Dapat Memenuhi Kebutuhan Gizi Seimbang Harian

Wella Novita AndrianiRabu, 22 Mei 2024 | 00.42 WIB
Ilustrasi makanan penurun asam urat. (Freepik)

JawaPos.com- Penderita asam urat dianjurkan untuk mengonsumsi makanan rendah purin guna mencegah asam urat kambuh. 

Makanan penurun asam urat mungkin belum banyak dikenal. Padahal, beberapa jenis buah-buahan atau sayur-sayuran yang sering dikonsumsi mengandung senyawa tertentu yang berfungsi untuk menurunkan kadar asam urat, makanan tersebut juga rendah purin.

Penyakit asam urat alias gout adalah bentuk radang sendi (arthritis) akibat kadar uric acid (asam urat) yang terlalu tinggi dalam tubuh. Kelebihan cairan asam urat ini lama-lama akan berkumpul dan mengeras di persendian, sehingga menyebabkan nyeri sendi.

Asam urat adalah suatu senyawa yang ada di dalam tubuh manusia dan terbentuk dari pemecahan zat purin dalam tubuh yang memainkan peran penting dalam keseimbangan kimia alami.

Ketika produksi asam urat berlebihan atau tubuh tidak dapat mengeluarkannya dengan efisien, nantinya kondisi ini dapat menyebabkan penumpukan asam urat dalam tubuh.

Salah satu penyebab asam urat yang tinggi adalah makanan tinggi purin, seperti jeroan dan makanan laut (seafood), termasuk ikan. Oleh karena itu, penderita asam urat perlu mengonsumsi makanan rendah purin untuk membantu menurunkan kadar asam urat dalam tubuhnya. 

Sebelumnya perlu diketahui bahwa tidak ada makanan yang dapat menyembuhkan asam urat, melainkan hanya membantu menurunkan kadar asam urat dalam darah sehingga dapat mengurangi gejalanya.

Dikutip dari siloamhospitals.com, halodoc.com memaparkan sejumlah makanan penurun asam urat yang direkomendasikan:

1. Pisang

Pisang mengandung kalium yang tinggi, di mana senyawa ini dapat membantu mencegah pembentukan kristal asam urat di dalam tubuh. Selain itu, pisang juga rendah purin (senyawa pembentuk asam urat) serta kaya akan serat dan vitamin C yang dapat membantu ekskresi purin dan asam urat.

 

2. Buah Ceri

Hal ini dikarenakan ceri mengandung antosianin (pigmen berwarna merah-ungu) yang memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi. Kandungan tersebut diyakini dapat menurunkan kadar asam urat sekaligus meredakan nyeri sendi.

3. Susu Rendah Lemak

Protein dalam susu rendah lemak bermanfaat melancarkan pembuangan asam urat melalui urine sehingga dapat membantu menurunkan kadar asam urat dalam darah sekaligus mengurangi risiko kambuh.

4. Sayur-sayuran

Pada dasarnya, jenis sayuran yang tidak mengandung purin tinggi cocok sebagai makanan untuk penderita asam urat dan kolesterol. Beberapa pilihan sayur rendah purin lainnya adalah kentang, timun, dan kubis.

5. Kacang-kacangan

Menurut sebuah penelitian, penderita asam urat tinggi yang mengonsumsi makanan tinggi protein nabati memiliki kadar asam urat yang lebih rendah dibandingkan dengan penderita yang mengkonsumsi makanan dengan protein hewani. 

6. Air Putih

Untuk mendapatkan manfaatnya secara optimal, disarankan mengonsumsi air putih hangat. Hal ini dikarenakan air putih hangat dapat membantu melancarkan peredaran darah, sehingga metabolisme tubuh akan meningkat.

7. Makanan Tinggi Serat

Selain baik untuk kesehatan pencernaan, makanan tinggi serat diketahui bermanfaat untuk membantu mengontrol kadar asam urat dalam tubuh. Makanan berserat dapat menyerap asam urat berlebih dalam tubuh, sehingga mengurangi risiko penyakit asam urat.

Baca Juga: Jangan Khawatir, Simak Lima Tips Cegah Asam Urat Kambuh Setelah Lebaran

8. Teh Hijau

Menurut penelitian, teh hijau kaya akan antioksidan bernama katekin yang mampu menghambat produksi asam urat dalam tubuh. Selain itu, teh hijau juga bisa mencegah pembentukan kristal asam urat dan batu ginjal ukuran besar.

9. Ikan Salmon

Omega-3 dalam salmon diketahui mampu mengurangi pembengkakan dan peradangan akibat asam urat.

10. Cuka Apel

Cuka Apel diketahui pula memiliki fungsi sebagai antiinflamasi alami sehingga mampu meredakan peradangan atau mengurangi rasa nyeri akibat asam urat. 

11. Buah-buahan yang Kaya Vitamin C

Cara kerja vitamin C terhadap asam urat cukup simpel. Ketika vitamin C masuk ke dalam tubuh, secara alami vitamin C akan membantu proses pengeluaran asam urat berlebih lewat urine.

Mengonsumsi makanan-makanan di bawah ini dapat memenuhi kebutuhan gizi seimbang harian tanpa meningkatkan kadar asam urat. Dikutip dari hellosehat.com Makanan-makanan tersebut, yaitu:

  1. Kacang-kacangan, seperti almond, kenari, atau kacang tanah.
  2. Biji-bijian, seperti biji rami (flaxseed) atau biji chia.
  3. Gandum utuh, seperti pasta gandum, roti gandum, sereal gandum, dan nasi merah.
  4. Telur
  5. Beberapa jenis ikan dengan purin rendah yang boleh dimakan untuk penderita asam urat, seperti  salmon, lele, nila, atau kakap merah.
EDITOR: Nicolaus Ade