← Beranda

Berikut Ini adalah Sejumlah Suplemen yang Dibutuhkan Tubuh saat Berpuasa

Thalia SalsabilaMinggu, 24 Maret 2024 | 03.21 WIB
Ilustrasi konsumsi vitamin B6./freepik/whitebearstudio

 

JawaPos.com - Dalam menjalani ibadah puasa, kondisi tubuh yang terjaga dengan baik dapat meningkatkan kualitas ibadah serta memperkuat keterampilan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Baca Juga: AHY Ungkap 5 Tahun Terakhir Ada Upaya Pembegalan Demokrat

Selama berpuasa, tubuh mungkin mengalami kekurangan nutrisi, seperti gizi, air, mineral, dan vitamin yang penting. Tanpa memperhatikan asupan ini, risiko kelelahan, kelesuan, dan masalah kesehatan bisa meningkat.

Maka dari itu, suplemen yang tepat dapat menjadi kunci dalam menjaga daya tahan tubuh saat berpuasa. Simak rekomendasi 6 suplemen penting dan produk vitamin yang dapat mendukung kesehatan tubuh di bawah ini.

Dilansir dari Halodoc.com berikut beberapa jenis suplemen yang dibutuhkan saat puasa:

-          Vitamin C

Vitamin ini sangat mendukung aktivitas harian, terutama saat berpuasa, dengan Vitamin C sebagai antioksidan yang meningkatkan daya tahan tubuh melawan radikal bebas.

 

-          Vitamin A

Selain memberikan manfaat bagi kesehatan mata, vitamin A juga membantu meningkatkan daya tahan tubuh, seperti halnya vitamin C. Beta karoten didalamnya dapat meningkatkan fungsi kornea dan retina mata saat berpuasa.

 

-          Vitamin D

Vitamin D memiliki peran penting dalam mengontrol emosi dan fungsi otak dengan merangsang pelepasan hormon serotonin dan dopamin. Ini bekerja dengan meningkatkan produksi hormon monoamin dalam otak untuk mengurangi gejala depresi.

 

-          Seng atau Zinc

Kandungannya memiliki peran penting dalam mendukung kognisi, psikososial, dan keterampilan motorik seseorang. Ketidakcukupannya dapat menyebabkan ketidaksinkronan sel tubuh.

 

-          Yodium

Yodium menjaga metabolisme sel dan menjaga fungsi tiroid, jika kurang asupan ini, dapat menyebabkan risiko hipotiroidisme.

 

-          Magnesium

Kandungan magnesium mendukung fungsi neurologis penting dan memastikan transmisi sinyal tubuh ke otak berjalan lancar. Ini juga membantu menghindari kelelahan dan kram otot saat melakukan aktivitas fisik berat.

EDITOR: Dinarsa Kurniawan