JawaPos.com - Perawatan mata pada masa kanak-kanak sangatlah penting, karena indra itu sedang dalam tahap perkembangan. Untuk itu, perlu melindungi mata dari masalah penglihatan yang dipengaruhi oleh usia, seperti katarak dan degenerasi makula.
Pemeriksaan mata secara rutin dapat mengidentifikasi masalah sejak dini. Selain itu, mempertahankan gaya hidup sehat mencakup pola makan bergizi dan seimbang membantu mendukung kesehatan mata.
Dikutip dari Healthshots pada Rabu (24/1), presbiopia adalah kelainan yang sering terjadi pada orang paruh baya. Menurut dokter spesialis mata Mandeep Singh Basu,
presbiopia merupakan lensa mata menjadi kurang fleksibel, sehingga lebih sulit berkonsentrasi pada objek dekat.
Penuaan juga memengaruhi produksi air mata. Hal itu menyebabkan nyeri dan mata kering terutama saat menatap layar dalam jangka waktu lama. Bertambahnya umur meningkatkan kemungkinan terkena degenerasi makula terkait usia, katarak, glaukoma, dan kelainan mata.
Perubahan mata terkait usia bisa disebabkan oleh faktor-faktor seperti kecenderungan genetik dan pilihan gaya hidup, jelas pakar tersebut.
Bahkan menurut jurnal JAMA Ophthalmology mengungkapkan kualitas hidup mungkin berhubungan negatif dengan gangguan penglihatan serta lebih dari satu miliar orang di seluruh dunia mengalami kebutaan disebabkan oleh hal-hal yang dapat dicegah.
Jadi, perlu melihat tips perawatan mata berikut setelah menginjak usia 30 tahun dan menghadapi penyakit terkait mata:
1. Pemeriksaan mata secara rutin
Jadwalkan pemeriksaan mata komprehensif setidaknya setiap dua tahun untuk mendeteksi dan mengatasi potensi masalah sejak dini. Ini akan memastikan kesehatan penglihatan yang optimal.
2. Pantau waktu layar
Ikuti aturan 20-20-20, yang berarti harus istirahat 20 detik dari waktu pemakaian perangkat setiap 20 menit dan perlu melihat sesuatu yang berjarak 20 kaki. Aturan ini membantu mengurangi ketegangan mata yang disebabkan oleh penggunaan layar dalam waktu lama.
3. Pola makan seimbang
Konsumsi makanan yang kaya vitamin, mineral, dan antioksidan bermanfaat bagi kesehatan mata. Asam lemak omega-3, lutein, dan zeaxanthin harus menjadi bagian dari makanan harian.
4. Hidrasi
Tetap terhidrasi dengan cukup untuk mencegah mata kering. Ini adalah masalah umum yang terkait dengan usia. Pertimbangkan untuk menggunakan obat tetes mata jika diperlukan.
5. Perlindungan UV
Kenakan kacamata hitam yang menghalangi sinar UV berbahaya untuk mencegah kerusakan jangka panjang. Mereka membantu mengurangi risiko katarak dan kondisi mata terkait sinar UV lainnya.
6. Berhenti merokok
Merokok dapat meningkatkan risiko degenerasi makula terkait usia yaitu penyakit mata yang menyebabkan kehilangan penglihatan. Selain itu, orang yang merokok dua hingga tiga kali lebih mungkin terkena katarak.
7. Kelola kondisi kronis
Jika memiliki kondisi medis seperti diabetes dan hipertensi, harus cepat ditangani. Hal ini dapat berdampak pada kesehatan mata dan meningkatkan risiko masalah penglihatan.
8. Tidur yang cukup
Pastikan tidur yang cukup dan berkualitas untuk menunjang kesehatan secara keseluruhan. Ini dapat meringankan ketegangan mata dan kelelahan, jelas sang ahli.
9. Tetap aktif
Olahraga teratur meningkatkan sirkulasi darah yang baik. Ini bermanfaat bagi kesehatan mata dengan mengurangi risiko kondisi seperti glaukoma.
10. Pelindung mata
Gunakan kacamata pengaman atau goggles di lingkungan yang memungkinkan terjadinya cedera mata.
11. Batasi asupan alkohol
Konsumsi alkohol berlebihan dapat mempengaruhi kesehatan mata. Minum berlebihan dapat mempercepat degenerasi makula terkait usia.
Selain itu, jangan mengabaikan kebersihan dasar terutama saat menyentuh mata dengan tangan yang tidak bersih seperti mengucek mata karena menyebabkan lecet pada kornea.