JawaPos.com - Menyikat gigi merupakan cara umum yang dianjurkan untuk membersihkan dan menjaga kesehatan gigi dan gusi.
Menyikat gigi berfungsi untuk membersihkan sisa makanan yang tertinggal di sela gigi agar tidak menjadi plak.
Gigi yang tidak pernah dibersihkan akan menyebabkan kerusakan dan menimbulkan rasa sakit.
Menyikat gigi yang disarankan sebanyak dua kali sehari, dilakukan saat pagi dan malam hari.
Kebiasaan ini harus dilakukan setiap hari, agar bebas dari gigi berlubang dan peradangan gusi.
Pemakaian sikat gigi yang intens tiap hari, membuatnya memiliki batas usia pakai agar tetap berfungsi maksimal.
Waktu yang tepat untuk mengganti sikat gigi tergantung pada beberapa faktor, seperti jenis sikat gigi, intensitas digunakan, dan tekanan saat menyikatnya.
Semakin sering dan kuat saat menyikat gigi, maka harus rajin untuk mengganti sikat gigi.
Biasanya sikat gigi manual biasa perlu diganti setiap tiga atau empat bulan. Sedangkan sikat gigi elektrik rata-rata diganti setiap satu hingga tiga bulan. Tergantung rekomendasi produsen sikat gigi.
Dilansir dari laman dentistry pada Jumat (1/12). disebutkan tanda-tanda saatnya mengganti sikat gigi.
Gigi Terasa Tidak Bersih Setelah Disikat
Jika Anda baru saja menyikat gigi, namun masih terasa tidak terlalu bersih setelah menggosoknya, maka Anda perlu segera menggantinya.
Ini tanda bahwa sikat gigi sudah tidak efektif dan fungsinya untuk membersihkan sisa makanan tidak akan maksimal.
Bulunya Berjumbai
Bulu sikat gigi yang baik harus berdiri tegak dan tetap pada posisi tegak lurus setelah ditekan.
Jika bulu sikat gigi bengkok atau terkoyak setelah menggosokkannya ke gigi, maka sudah saatnya mengganti yang baru.
Memiliki Bau
Pada dasarnya, sikat gigi tidak memiliki aroma tertentu. Namun ketika sikat gigi sudah berbau, itu tanda jika perlu diganti.
Sikat gigi yang bau menandakan berkumpulnya bakteri dari dalam mulut. Bakteri ini malah akan membuat gigi dan gusi tidak sehat, karena bakteri masuk ke dalam mulut setiap kali menyikat gigi.
Baru Saja Sakit
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, jika sikat gigi bisa menjadi sarang berkumpulnya bakteri.
Jika Anda sebelumnya pernah sakit dan saat ini sudah merasa sembuh, maka lebih baik untuk mengganti sikat gigi.
Tetap menggunakan sikat gigi yang sama saat kondisi sakit, malah akan membuat Anda berisiko tertular penyakit sebelumnya.
Lupa Terakhir Mengganti
Sikat gigi perlu untuk diganti secara berkala. Jika Anda lupa kapan terakhir kali mengganti, kemungkinan besar sikat gigi tersebut sudah lama dan saatnya menggunakan yang baru.