← Beranda

6 Alasan Menggigit atau Mengunyah Es Batu yang Berbahaya bagi Kesehatan!

Veronica Ayu Novita SariKamis, 23 November 2023 | 22.50 WIB
Es batu/ Sumber: freepik.com

JawaPos.com – Pagophagia adalah istilah medis ketika kamu sering mengunyah atau menggigit es secara kompulsif.

Dikutip dari Cleveland Clinic, mengunyah es meningkatkan aliran darah ke otak dan menstimulasi sistem saraf parasimpatis sehingga memberikan efek yang menenangkan.

Namun, jika mengunyah es batu secara terus menerus dapat meningkatkan risiko kerusakan pada gigi.

Berikut ini masalah kesehatan yang bisa terjadi ketika kamu terus mengunyah es batu!

1.Anemia

Mengunyah zat tanpa nilai gizi seperti es batu merupakan tanda potensial anemia defisiensi zat besi, menurut Mayo Clinic.

Orang dengan anemia memiliki tingkat sel darah merah yang rendah. Padahal sel darah merah ini penting untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh.

Jika kamu mengunyah es batu, kamu bisa mengalami anemia defisiensi besi. Rasa dingin pada es dapat meningkatkan aliran darah ke otak dengan menyempitkan pembuluh darah atau mengaktifkan sistem saraf.

2. Merusak email gigi

Mengunyah es batu sudah menjadi kebiasaan untuk sebagian orang dan mereka tidak menyadari efek yang berbahaya.

Mengunyah es batu menyebabkan kerusakan email gigi sehingga terjadi retakan mikro yang berpotensi menyebabkan gigi patah.

Baca Juga: 6 Cara Menghentikan Kebiasaan Menggigit Kuku yang Bisa Dimulai Sejak Dini

3. Infeksi gusi

Mengunyah es akan meningkatkan risiko memakan potongan es yang tajam yang bisa merusak gusi sehingga menyebabkan masalah pada gusi hingga gusi berdarah.

Jika kamu ingin mengunyah sesuatu kamu bisa menghindari es batu dan menggantinya dengan permen karet.

4. Salah satu tanda kamu stres

Dikutip dari The Healthy, mengunyah es baru secara rutin menjadi salah satu teknik bagi sebagian orang untuk mengurangi stres.

Daripada mengunyah es untuk meredakan stress kamu, kamu bisa melakukan hal-hal yang lebih positif yang membantu mengurangi stress, misalnya olahraga atau journaling.

5. Kekurangan kalsium

Orang yang suka mengonsumsi es batu, selain kekurangan zat besi juga kekurangan kalsium. Untuk itu penting bagi kamu memenuhi kalsium pada tubuh.

Kamu bisa mengonsumsi sarden, salmon, produk susu, hingga sayuran hijau untuk memenuhi kebutuhan kalsium pada tubuh.

6. Xerostomia atau mulut kering

Jika kamu mengalami mulut kering atau istilah medis dikenal dengan xerostomia. Kondisi ini akan mengembangkan kebiasaan mengunyah es batu untuk menjaga mulut tetap basah.

Kondisi ini biasanya dialami oleh ibu hamil, orang penderita demensia, gangguan obsesif-kompulsif, dan skizofrenia.

EDITOR: Hanny Suwindari