JawaPos.com – Banyak orang memiliki kebiasaan mengigit kuku. Perilaku berulang yang berfokus pada tubuh yang dikenal dengan onychophagia.
Banyak orang yang mulai kebiasaan menggigit kuku ini ketika masih anak-anak dan berhenti ketika dewasa. Tapi tak jarang juga kebiasaan ini tidak berhenti ketika tumbuh dewasa.
Menggigit kuku ini disebabkan karena stres hingga kecemasan. Jika dilakukan terus menerus akan meningkatkan risiko infeksi di sekitar kuku, terutama jika kamu menggigit bagian kutikula kuku.
Meskipun kamu menggigit kuku yang bersih, tapi tidak menutup kemungkinan kuman masih bersarang di kuku kamu, sehingga meningkatkan risiko penyakit.
1.Potong kuku sesering mungkin
Kuku yang panjang memudahkan kamu untuk terus melakukan kebiasaan menggigit kuku. Menjaga kuku agar tetap pendek menjadi awal yang baik untuk menghentikan kebiasaan ini.
Dilansir Healthline, menetapkan hari atau waktu tertentu setiap minggunya untuk memotong serta merapikan kuku agar kamu tidak tergoda mengikutinya.
2. Gunakan cat kuku atau kutek
Melapisi kuku dengan cat kuku akan membuat kuku terasa pahit, yang membuat kamu kesulitan menggigit kuku.
Cat kuku bisa menjadi pilihan yang mudah untuk membantu kamu menghentikan kebiasaan buruk ini. Rasanya yang pahit membuat kamu berpikir ulang untuk menggigit kuku.
3. Melakukan perawatan diri
Baca Juga: Cegah Stunting Mulai dari Desa, BKKBN Memaksimalkan Bonus Demografi Indonesia
Perawatan diri seperti makan teratur, rutin berolahraga, dan tidur yang cukup membantu kamu merasa lebih tenang, percaya diri dan tangguh.
Menggigit kuku merupakan salah satu bentuk kamu menenangkan pikiran dan meredakan ketegangan yang ditimbulkan. Kamu bisa melakukan meditasi atau yoga.
4. Identifikasi pemicunya
Ketika kamu menggigit kuku biasanya dilakukan karena bosan, stress, atau kecemasan. Dengan mencari tahu penyebab menggigit kuku kamu bisa meminimalkan penyebabnya.
Kamu bisa memulainya dengan menyusun rencana untuk berhenti, dengan melakukan hal-hal positif yang bisa meredakan stress atau bosan kamu.
5. Berhenti menggigit secara bertahap
Dikutip dari American Academy of Dermatology Association, untuk menghentikan kebiasaan menggigit kuku kamu bisa menghentikannya secara bertahap.
Kamu bisa mencoba berhenti menggigit satu pasang kuku, seperti ibu jari, terlebih dahulu. Jika berhasil kamu bisa menghentikan kebiasaan menggigit kelingking. Lakukan terus hingga tidak lagi menggigit kuku.
6. Terapi
Cognitive Behavioral Therapy (CBT) atau terapi perilaku kognitif ini melibatkan seorang profesional yang terlatih.
Biasanya ada sejumlah sesi dan rencana tindakan untuk membantu menghentikan kebiasaan buruk. Tindakan ini umumnya efektif untuk menghentikan kebiasaan menggigit kuku.