JawaPos.com - Tidak bisa dipungkiri bahwa tidur sangat penting untuk kesehatan tubuh. Namun, akhir-akhir ini banyak yang meremehkan tentang manfaat tidur dan menganggap bahwa kurang tidur itu adalah hal yang biasa.
Remaja SMA, mahasiswa, bahkan para pekerja sering melakukan begadang untuk melakukan berbagai hal seperti nongkrong, belajar, diskusi, dan menyelesaikan pekerjaan. Tidak bisa dipungkiri, bahwa tidur yang cukup itu sangat berpengaruh baik bagi kesehatan. Dan untuk tidur tiap usia memiliki waktu yang berbeda-beda.
Seperti dilansir dari Verywellhealth, Rabu (12/7), National Sleep Foundation merekomendasikan jam tidur berdasarkan usia, antara lain:
1. Bayi baru lahir (0 hingga 3 bulan)
Waktu yang dibutuhkan untuk tidur rata-rata adalah 14 hingga 17 jam sehari dan waktu ini termasuk jam tidur siang.
2. Bayi (4 hingga 11 bulan)
Waktu yang dibutuhkan tidur untuk usia ini rata-rata membutuhkan 12 hingga 15 jam per hari dan waktu ini termasuk jam tidur siang.
3. Balita (12 hingga 35 bulan)
Untuk usia Balita, rata-rata waktu yang dibutuhkan adalah sebelas hingga 14 jam dan ini masih termasuk jam tidur siang.
4. Anak prasekolah (3 hingga 5 tahun)
Untuk anak prasekolah rata-rata membutuhkan sepuluh hingga 13 jam per hari.
5. Anak usia sekolah (6 hingga 13 tahun)
Waktu untuk usia ini membutuhkan rata-rata sembilan hingga sebelas jam per hari.
6. Remaja (14 hingga 17 tahun)
Pada usia Remaja, rata-rata membutuhkan delapan hingga sepuluh jam per hari.
7. Dewasa muda (18 hingga 25 tahun)
Pada usia dewasa, rata-rata membutuhkan tujuh hingga sembilan jam per hari.
8. Dewasa (26 hingga 64 tahun)
Untuk usia dewasa membutuhkan rata-rata tujuh hingga sembilan jam per hari.
9. Orang dewasa yang lebih tua (usia 65 tahun ke atas)
Untuk yang usia ini, rata-rata membutuhkan tujuh hingga delapan jam per hari.