JawaPos.com – Dalam hubungan asmara atau pertemanan, tidak semua kata-kata manis membawa maksud baik.
Ada bentuk manipulasi yang halus dan sering tidak disadari, yaitu negging. Negging adalah serangan psikologis yang dibungkus dalam pujian, namun bertujuan untuk menurunkan rasa percaya diri seseorang.
Study dalam Journal of Aggression, Conflict and Peace Research, negging adalah bentuk manipulasi emosional yang sering terjadi pada hubungan tidak sehat.
Dampaknya tidak langsung terlihat, namun dalam jangka panjang bisa menyebabkan hilangnya harga diri, kecemasan, dan ketergantungan emosional pada pelaku.
Baca Juga: Jika Ada 10 Tanda Ini, Anda Mungkin Terlalu Aman dalam Hidup Tanpa Menyadari Sama Sekali
Negging bisa jadi tanda awal hubungan toksik. Jika Anda sering menerima pujian yang membuat Anda merasa rendah diri, besar kemungkinan Anda sedang menjadi korban negging.
Melansir dari halaman YourTango, berikut tujuh bentuk negging yang paling umum terjadi dan sering diabaikan.
- Pujian tidak langsung
Contoh: Biasanya kamu nggak secantik ini lho.
Kalimat ini terdengar seperti pujian, namun sebenarnya ada sindiran tersembunyi yang menyoroti kekurangan Anda di masa lalu.
Pujian seperti ini membuat Anda merasa perlu membuktikan diri agar selalu terlihat lebih baik di matanya.
- Umpan balik yang konstruktif
Contoh: aku cuma pengen kamu jadi versi terbaikmu, coba deh turunkan berat badan dikit.
Banyak orang menyamaratakan umpan balik atau komentar kasar sebagai kritik yang membangun.
Padahal, umpan balik seperti ini justru merusak harga diri dan menciptakan tekanan untuk mengubah diri demi orang lain, bukan untuk kebaikan diri sendiri.
- Perbandingan dengan orang lain
Contoh: Temanku juga suka makeup natural kayak kamu, tapi dia lebih jago sih.
Membandingkan dengan orang lain adalah trik umum dalam negging. Komentar ini membuat Anda merasa kurang dan secara tidak sadar mendorong Anda untuk bersaing demi mendapatkan validasi dari si pelaku.
- Lelucon yang merugikan Anda
Contoh: Celana kamu itu vintage banget ya, mirip sofa nenekku.
Seringkali pelaku negging mengolok-olok dengan alasan bercanda. Saat Anda tersinggung, mereka akan mengatakan Anda terlalu sensitif. Padahal, dampaknya tetap memukul kepercayaan diri Anda.
- Bermain sebagai korban
Contoh: Kamu kok langsung marah sih? Aku kan cuma mau bilang apa adanya.
Saat Anda menanggapi komentar mereka dengan serius, pelaku negging akan memutar balikkan keadaan dan menganggap Andalah yang terlalu dramatis. Ini membuat Anda ragu atas perasaan dan batasan diri sendiri.
- Kesombongan terselubung
Contoh: Kamu tuh beruntung banget pacaran sama aku yang nggak nuntut apa-apa.
Negging juga bisa muncul dalam bentuk kesombongan yang menyamar. Mereka seolah-olah memuji diri sendiri, tetapi secara halus menempatkan Anda di posisi lebih rendah dan membuat Anda takut kehilangan mereka.
- Menyamarkan hinaan sebagai pertanyaan
Contoh: Kamu nggak capek pakai baju ketat gitu?
Kalimat seperti ini terlihat seperti pertanyaan polos, padahal mengandung hinaan yang mempertanyakan pilihan Anda.
Biasanya disampaikan dengan nada santai agar Anda tidak langsung menyadarinya.
Menurut Psychology Today, negging adalah salah satu bentuk manipulasi yang bisa berujung pada hubungan toksik.
Jika sering mendapat komentar seperti ini, penting untuk menyadari bahwa Anda layak dihargai dan dicintai tanpa syarat.
Tips menghadapi negging, berani menetapkan batasan, jangan takut menegur, evaluasi kelanjutan hubungan jika perilaku ini berulang.
Negging bisa merusak kepercayaan diri secara perlahan jika tidak disadari. Hubungan yang sehat harus membangun dan saling menghargai.
Jika Anda sering mendengar pujian yang membuat Anda merasa tidak cukup baik, waspadalah, bisa jadi itu adalah negging.