← Beranda

Glow Up dari Dalam! Ini Cara Membangkitkan Inner Beauty dengan Kenali dan Kelola 5 Bentuk Emosi

Aprillia JPRabu, 14 Mei 2025 | 23.10 WIB
Ilustrasi cara membangkitkan inner beauty dengan mengelola emosi (Dok. Wayhomestudio/Freepik)

JawaPos.com - Untuk bisa tampil cantik dari dalam, penting memahami lima jenis emosi yang berkaitan dengan kecerdasan emosional. Kelima emosi tersebut adalah kemarahan (nesu), kesedihan (susah), kegembiraan (bungah), rasa takut (wedi), dan kecemasan (sumelang).

Jika salah satu dari emosi itu muncul secara berlebihan atau justru terlalu lemah, hal itu bisa berdampak negatif pada kesehatan fisik.

Meski tidak selalu menimbulkan rasa sakit secara langsung, emosi yang tidak seimbang dapat mengganggu fungsi organ tubuh dan menurunkan kualitas kesehatan secara keseluruhan.

Dalam buku 'A-Z Woman Health and Beauty' karya Nurheti Yuliarti, dijelaskan bahwa menurut seorang pakar pengobatan tradisional, kelima emosi itu memiliki hubungan erat dengan kondisi kesehatan seseorang.

Oleh karena itu, mengelola emosi dengan baik tidak hanya penting untuk ketenangan batin, tetapi juga untuk memunculkan inner beauty yang sejati.

Baca Juga: 6 Tanda Kamu Memiliki Kematangan Emosi yang Tinggi

1. Kemarahan (Nesu)

Menurut Nurheti, kemarahan diyakini memiliki hubungan erat dengan fungsi organ hati (liver). Jika tidak dikendalikan dengan baik, emosi marah dapat memicu berbagai gangguan kesehatan seperti tekanan darah tinggi, sakit kepala, hingga masalah pada liver itu sendiri.

Dalam konteks kecantikan, kemarahan yang tidak seimbang juga dapat memengaruhi kondisi kulit, salah satunya dengan memicu munculnya jerawat akibat gangguan hormon dan peredaran darah yang terganggu.

2. Kesedihan (Susah)

Dalam pengobatan tradisional, kesedihan dipercaya berkaitan erat dengan organ paru-paru dan usus besar. Ketika emosi ini tidak dikelola dengan baik, dampaknya bisa muncul dalam bentuk gangguan pencernaan seperti diare, serta gangguan pada sistem pernapasan.

Dari sisi kecantikan, kesedihan yang berlarut-larut dapat memengaruhi kesehatan kulit dan rambut. Rambut rontok, kulit kering atau retak, serta wajah tampak kusam bisa menjadi tanda bahwa tubuh sedang merespons emosi negatif secara fisik.

Selain itu, produksi cairan dari mata dan kelenjar di sekitar hidung saat seseorang menangis atau sedih berlebihan dapat menyebabkan mata sembap dan hidung memerah, yang turut memengaruhi penampilan secara keseluruhan.

3. Kegembiraan (Bungah)

Kegembiraan merupakan emosi yang secara tradisional diyakini memberikan dampak positif bagi kesehatan jantung. Dalam konteks kecantikan, rasa gembira yang seimbang dapat memunculkan energi positif yang memancarkan kilau alami pada wajah.

Namun, kegembiraan yang berlebihan dan tidak terkendali justru bisa berubah menjadi kegelisahan (nervous) hingga berujung pada insomnia. Sebaliknya, kurangnya kegembiraan atau suasana hati yang murung dapat menyebabkan depresi ringan, yang berdampak pada penampilan wajah menjadi kurang segar dan tidak nyaman dipandang.

Menjaga emosi tetap stabil menjadi kunci penting untuk memunculkan inner beauty dan menjaga kesehatan secara menyeluruh.

4. Rasa Takut (Wedi)

Secara tradisional, rasa takut diyakini berkaitan erat dengan fungsi ginjal dan kantung kemih. Rasa takut yang muncul secara berlebihan dapat menyebabkan penurunan fungsi kedua organ tersebut. Hal ini dapat memicu keluhan seperti anyang-anyangan atau bahkan inkontinensia urine (ngompol).

Pada pria, ketakutan berlebih dapat berdampak negatif pada fungsi seksual karena terganggunya keseimbangan hormonal. Sementara itu, pada wanita, rasa takut yang tidak terkendali bisa menghambat produksi sel-sel tulang, yang berisiko menyebabkan penurunan kepadatan tulang atau gangguan pada struktur rangka.

5. Kecemasan (Sumelang)

Dalam pengobatan tradisional, kecemasan dipercaya memiliki hubungan erat dengan organ limfa, pankreas, dan lambung.

Saat rasa cemas muncul berlebihan, tubuh bisa mengalami berbagai keluhan fisik yang tak terlihat secara langsung, tetapi berdampak nyata dalam jangka panjang.

Dari segi kecantikan, kecemasan yang tidak terkendali dapat menyebabkan mulut kering, wajah tegang, serta memicu tumbuhnya uban lebih cepat.

Hal ini terjadi karena kecemasan memicu ketegangan otot secara terus-menerus, yang pada akhirnya menyebabkan kelelahan tubuh dan mempercepat proses penuaan.

Oleh sebab itu, menjaga emosi tetap stabil, termasuk mengelola rasa cemas, sangat penting untuk kesehatan organ dalam sekaligus menjaga penampilan tetap segar dan awet muda.

Dalam kehidupan yang serba cepat dan penuh tekanan, sangat penting untuk mengenali dan mengelola emosi dengan bijak. Menghindari perasaan negatif bukan berarti menekan emosi, tetapi mengarahkannya agar tidak menetap di alam bawah sadar dan memengaruhi tubuh secara diam-diam.

Inner beauty sejati tidak muncul hanya dari perawatan luar, melainkan lahir dari keselarasan antara tubuh, pikiran, dan jiwa. Ketika emosi dalam diri seimbang, kecantikan akan terpancar secara alami lewat raut wajah yang tenang, senyum yang tulus, serta gerak tubuh yang penuh percaya diri.

Keseimbangan ini bisa dicapai dengan pola pikir positif, gaya hidup yang bersih dan harmonis, serta upaya sadar untuk menjaga kesehatan mental dan fisik. Dengan begitu, kita tidak hanya terlihat lebih menarik, tetapi juga benar-benar sehat dan bahagia dari dalam.

Baca Juga: 8 Tanda Pria Kesulitan Mengelola Emosi dalam Hidup, Salah Satunya Sulit Mempunyai Hubungan yang Serius

EDITOR: Candra Mega Sari