JawaPos.com – Kerpercayaan adalah hal penting dalam menjalin hubungan apapun. Entah itu bisnis, pribadi, atau bahkan persahabatan bisa.
Dengan mengetahui siapa yang dapat dan tidak dapat kita andalkan, ini menjadi keterampilan yang dapat menyelamatkan kita dari patah hati atau penghianatan.
Namun, beberapa orang seringkali pandai menyembunyikan sifat asli mereka selama berinteraksi atau ketika awal bertemu.
Psikologi menunjukkan bahwa terdapat perilaku seseorang yang lebih mudah dipahami, dan menjadi salah satu cara untuk mengetahui dengan jelas apakah mereka dapat dipercaya atau tidak.
Dilansir dari Blog Herald, inilah tujuh cara sederhana untuk mengenali orang yang tidak dapat dipercaya, dan ini telah didukung oleh ilmu psikologi dan pengalaman nyata.
- Menunjukkan rasa hangat palsu
Kita mungkin pernah bertemu seseorang yang tampak begitu hangat seperti mereka berusaha keras untuk menjadi lebih dekat dengan kita.
Ini adalah tanda halus seseorang yang tidak dapat dipercaya. Menurut psikolog, orang yang tulus tidak akan terburu-buru membangun hubungan yang mendalam dengan orang asing.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Leo dan Virgo 6 Mei 2025: Mulai dari Cinta, Karir, Kesehatan dan Keuangan
Mereka cenderung membutuhkan waktu, dan membiarkan kepercayaan terbentuk secara alami seiring berjalannya waktu, tanpa memaksakan.
Namun, orang yang tidak dapat dipercaya seringkali memberikan pujian yang terlalu berlebihan, antusiasme mereka terlihat dipaksakan, dan ketertarikan mereka seperti tidak tulus.
Ini karena mereka mencoba memanipulasi persepsi kita terhadap diri mereka. Mereka ingin kita segera menurunkan kewaspadaan, sehingga memudahkan mereka untuk memanfaatkan kita.
Namun, kita perlu memahami bahwa beberapa orang memang secara alami hangat dan ramah, jadi perlu merasakan secara yakin sebelum menghakimi seseorang.
Kepercayaan tidak dibangun dalam waktu yang singkat, dan mereka yang mencoba terburu-buru mendapatkan kepercayaan kita, seringkali menyembunyikan sesuatu.
Baca Juga: Berlimpah Rezeki, Intip 14 Weton Akan Segera Alami Keberkahan Finansial yang Mendadak
- Menghindari pertanyaan langsung
Jika kita bertemu seseorang yang mungkin tampak menarik di permukaan, kita cenderung mengobrol santai dan menanyakan beberapa hal, seperti asalnya, pekerjaannya, dan lingkungan pertemanannya.
Namun, alih-alih menjawab secara langsung, mereka justru terus mengalihkan pembicaraan ke topik lain yang tidak berhubungan.
Mereka menertawakan pertanyaan, mengalihkan pokok pembahasan, atau memberikan tanggapan abstrak yang sebenarnya tidak memberikan penjelasan apapun.
Awalnya kita mungkin berpikir bahwa mereka pemalu atau pendiam, tetapi seiring berjalannya waktu, terdapat keanehan pada perilaku mereka ini.
Mereka mungkin tampak menarik dan banyak bicara, tetapi hanya tidak untuk hal-hal yang menyangkut pribadinya sendiri dan pertanyaan langsung.
Orang yang menghindari pertanyaan langsung tidak selalu berbohong, tetapi mereka seringkali memiliki sesuatu yang tidak ingin mereka perlihatkan kepada kita.
Mungkin mereka menyembunyikan sebagian masa lalu mereka, atau mereka terbiasa menipu dalam hal-hal kecil yang seiring berjalannya waktu menjadi lebih besar.
Oleh karena itu, jika seseorang terus-menerus mengelak atau memberikan jawaban yang samar, biasanya itu pertanda bahwa mereka akan menjadi orang yang sulit dipercaya.
- Berbicara buruk tentang orang lain
Beberapa orang yang pernah kita temui mungkin memiliki kebiasaan menjelek-jelekan orang lain. Mereka cenderung berbicara buruk tentang seseorang, meskipun itu bukan orang yang kita kenal.
Mereka berbicara dengan penuh percaya diri, seolah-olah mereka hanya menceritakan kisah nyata tentang keburukan orang lain.
Hal ini menjadi tanda bahwa mereka sebenarnya orang yang tidak dapat dipercaya, karena mungkin di waktu yang lain, mereka membicarakan hal buruk tentang kita kepada orang lain.
Oleh karena itu, jika seseorang cepat menjelek-jelekan orang lain, terutama orang yang hampir tidak mereka kenal atau yang tidak ada di sana, itu menjadi pertanda jelas bahwa mereka juga akan melakukan hal sama kepada kita.
Orang yang dapat dipercaya tidak akan menjatuhkan orang lain hanya untuk membuat diri mereka sendiri terlihat lebih baik.
Namun, orang yang tidak dapat diandalkan selalu bergosip atau menyebarkan hal-hal negatif, karena mereka mencoba menunjukkan bahwa orang lain tidak lebih baik darinya.
- Melakukan terlalu banyak atau sedikit kontak mata
Kontak mata adalah bahasa tubuh yang penting dalam membangun komunikasi yang bermakna, dan dapat menunjukkan ketertarikan.
Namun, jika seseorang seringkali menghindari atau terlalu banyak kontak mata, itu bisa menjadi tanda bahwa mereka orang yang tidak jujur atau tidak dapat dipercaya.
Mereka cenderung menatap kita dengan tatapan yang jauh lebih intens daripada kebanyakan orang. tatapan mereka tidak hanya penuh perhatian, tetapi seperti mencoba membuktikan bahwa mereka dapat dipercaya.
Tatapan ini dapat terlihat bahwa mereka tidak tulus. Menghindari kontak mata adalah tanda kebohongan, sedangkan terlalu sering kontak mata bisa menjadi tanda perilaku manipulatif.
Di sisi lain, jika seseorang sama sekali tidak melakukan kontak mata, itu juga merupakan tanda bahaya. Kuncinya bukan seberapa sering kontak mata dilakukan, tetapi ketulusan yang ditunjukkan dalam bahasa tubuh tersebut.
Oleh karena itu, perhatikanlah kontak mata seseorang ketika sedang berbicara dengan kita, jika terasa tidak tulus, entah terlalu dipaksakan atau terlalu menghindari, itu menjadi petunjuk halus bahwa ada sesuatu yang tidak beres.
- Langsung membuat janji berlebihan
Komitmen atau janji tidak dapat dibuat dengan mudah, dan orang yang tidak dapat dipercaya seringkali melakukan hal ini.
Mereka selalu berusaha menjanjikan hal-hal secara berlebihan dengan mudah. Awalnya mungkin terdengar hebat, tetapi hal itu hanya omong kosong mereka agar terlihat hebat dan dapat diandalkan.
Namun, orang yang benar-benar dapat dipercaya akan meluangkan waktu sebelum membuat komitmen dan janji kepada kita.
Mereka tidak menawarkan hal-hal yang tidak dapat mereka berikan hanya untuk membuat kesan baik atau terlihat hebat di hadapan kita.
Sedangkan orang yang tidak dapat dipercaya, mereka langsung memberikan janji yang besar dan menarik. Ini seringkali karena mereka menginginkan sesuatu sebagai balasannya.
Oleh karena itu, kita perlu memahami bahwa kepercayaan tidak dapat terbentuk hanya dari janji, tetapi juga bagaimana kita menindaklanjuti janji dan komitmen tersebut.
- Tidak menghormati batasan
Dalam hubungan apapun, kita harus tetap menghargai batasan orang lain. Namun, beberapa orang seringkali mengabaikan batasan ini, sehingga membuat orang lain merasa terganggu.
Orang yang tidak dapat dipercaya seringkali tidak menghargai batasan orang lain, mereka memaksakan kenyamanan diri sendiri, tetapi tidak memahami pentingnya kenyamanan orang lain.
Mereka yang tidak menghormati batasan, baik emosional, fisik, maupun sosial, seringkali kesulitan untuk dipercaya atau tidak dapat diandalkan.
Namun, orang yang penuh rasa hormat akan memahami batasan orang lain dan menyesuaikan diri dengan kenyamanan orang lain, tanpa memaksakan.
Oleh karena itu, orang yang tidak dapat menghormati batasan akan selalu dianggap sebagai orang yang tidak dapat dipercaya.
- Selalu setuju terhadap segala hal
Kita mungkin pernah menganggap bahwa orang yang selalu setuju dengan kita adalah orang yang dapat dipercaya, tetapi itu adalah hal yang sebaliknya.
Orang yang tampak selalu selaras dengan semua yang kita katakan dan memiliki pendapat yang sama dengan kita, itu bisa menjadi sebuah kepura-puraan.
Mereka sebenarnya melakukan hal ini kepada semua orang, membentuk kepribadian yang sesuai dengan siapapun yang mereka ajak bicara.
Meskipun persetujuan adalah hal yang normal dalam percakapan, tetapi jika dilakukan secara berlebihan, mungkin hal itu adalah perilaku mani[uasi terhadap persepsi kita.
Namun, orang yang dapat dipercaya tidak akan takut untuk berbeda pendapat dengan kita, sedangkan jika seseorang berusaha keras untuk sependapat dengan kita, itu bisa menjadi tanda orang tersebut tidak dapat dipercaya.