JawaPos.com - Pernahkah Anda membayangkan mencapai ulang tahun keseratus Anda dengan kesehatan yang baik dan rasa kepuasan yang sejati?
Sayangnya, makin bertambahnya usia, makin kita sadari bahwa hidup sehat dalam jangka waktu lama bukan sekadar soal memiliki gen yang bagus (meskipun itu membantu). Seringkali merupakan kumpulan kebiasaan harian kecil yang menumpuk seiring waktu.
Dalam artikel yang dikutip dari geediting.com, Selasa (18/3) ini, kita akan membahas 7 praktik sederhana yang telah membantu saya dan orang-orang yang saya kenal mengembangkan kejernihan mental, keseimbangan emosional, dan ketahanan fisik.
1. Gerakkan tubuh Anda setiap hari
Kita semua pernah mendengarnya sebelumnya bahwa olahraga itu penting. Terlibat dalam gerakan-gerakan singkat membuat jantung Anda kuat, sendi-sendi Anda lentur, dan suasana hati Anda membaik.
Bahkan aktivitas ringan dapat mengurangi risiko penyakit kronis, penelitian dan cerita pribadi mengonfirmasinya. Jika Anda tidak suka berjalan kaki, cobalah berenang, yoga, atau bahkan berdansa di ruang tamu Anda.
2. Budidayakan pola makan yang padat nutrisi
Lonjakan dan penurunan gula darah adalah hal terakhir yang Anda butuhkan jika Anda berharap untuk tetap bersemangat dalam jangka panjang.
Percayalah, tubuh kita akan berkembang pesat ketika kita memberinya nutrisi yang cukup, bukan hanya kalori kosong.
3. Jaga kesehatan emosional Anda
Pertimbangkan untuk mencoba teknik pernapasan atau meditasi singkat, terutama jika kepala Anda selalu terasa pusing.
Bagian lain yang sangat cocok di sini adalah terapi atau konseling jika Anda memerlukan dukungan ekstra.
Kita semua menanggung beban emosional. Mencari bantuan bukan berarti kita lemah, tetapi menunjukkan kebijaksanaan.
Umur panjang terasa lebih manis jika Anda memiliki keseimbangan emosi. Tidak ada yang ingin menjadi orang tua yang pemarah di usia 100 tahun, bukan?
4. Jangan batasi diri Anda
Seiring berjalannya waktu, kita akan menemukan bahwa salah satu hambatan terbesar untuk menjalani hidup yang panjang dan bermakna adalah terhambatnya hal-hal yang kita yakini "tidak dapat" kita lakukan.
Ketidakyakinan terhadap diri sendiri ini perlahan akan membunuh Anda, dan membuat ruang gerak Anda terbatas dalam menikmati hidup.
5. Jalin hubungan sosial
Pernahkah Anda memperhatikan bagaimana sejumlah orang tua tampak berseri-seri saat dikelilingi oleh keluarga atau teman?
Salah satu faktor terbesar dalam umur panjang adalah tetap terlibat dalam kehidupan sosial. Kita manusia diciptakan untuk terhubung.
Ini tidak berarti Anda membutuhkan lingkaran pertemanan yang besar. Kualitas mengalahkan kuantitas. Beberapa teman dekat atau anggota keluarga yang dengannya Anda berbagi percakapan tulus dapat menjaga kesehatan emosional Anda.
Kadang-kadang minum kopi dan mengobrol, kadang-kadang sekadar jalan-jalan di taman. Bahkan di saat-saat tersibuk dalam hidup, hubungan yang baik dapat bertindak sebagai penangkal stres dan kesepian.
6. Merangkul pembelajaran seumur hidup
Salah satu cara jitu untuk menjaga otak tetap tajam adalah dengan tetap ingin tahu.
Membaca, menekuni hobi baru, atau mempelajari bahasa asing dapat memberikan manfaat luar biasa bagi ketangkasan mental.
7. Pertahankan rasa tujuan
Terakhir, namun percayalah, ini hal yang penting, jika Anda sungguh-sungguh ingin memperpanjang umur Anda (dan mungkin juga memperpanjang umur Anda), temukan alasan untuk bangun dari tempat tidur setiap pagi.
Tujuannya bisa bermacam-macam, misalnya menjadi sukarelawan, menghabiskan waktu bersama cucu, menekuni proyek seni, atau bahkan merawat kebun di halaman belakang rumah.
Yang penting adalah Anda merasa tertarik maju oleh sesuatu yang Anda pedulikan. Rasa tujuan ini bertindak seperti jangkar selama badai.
Saat masalah kesehatan atau kehilangan pribadi terjadi, melakukan kegiatan yang bermakna itu akan menjaga semangat Anda tetap hidup, mengingatkan Anda bahwa Anda masih memiliki sesuatu yang berharga untuk ditawarkan dan dialami.