JawaPos.com – Membantu orang lain adalah tindakan yang baik dan mulia. Setiap dari kita pasti selalu diajarkan untuk mau menolong orang lain tanpa mengharapkan pamrih. Namun perlu diingat, menolong orang lain tetap harus mengerti batasan. Sebab pada kenyataannya, tidak semua orang berhak untuk mendapatkan pertolongan.
Mengapa begitu? Karena setiap orang memiliki sikap yang berbeda-beda. Ada pula orang yang ternyata saat ditolong, justru malah merugikan si penolong dengan memanfaatkan kebaikan mereka.
Supaya kamu tidak terjebak, berikut adalah daftar 7 orang yang tidak pantas untuk ditolong, seperti yang dilansir dari New Trader U, Selasa (4/3).
1. Orang dengan mental korban
Di luar sana, ada orang-orang yang memiliki mental korban. Orang-orang seperti ini biasanya selalu menyalahkan orang lain atas masalah mereka dan menolak untuk bertanggung-jawab. Sebaliknya, mereka justru senang mencari simpati agar mendapatkan perhatian, salah satunya dengan mengarang kesedihan yang membuat mereka seolah-olah korban.
Jika kita seandainya membantu orang-orang seperti ini, biasanya akan berakhir sia-sia. Bukannya berterima kasih, mereka justru lebih tertarik membuat orang lain terlihat salah dengan mereka.
2. Orang yang merasa paling benar
Orang-orang seperti ini biasanya adalah individu yang selalu merasa paling benar dan seringkali meremehkan pendapat orang lain. Mereka jarang mau mendengarkan orang lain atau melihat hal lain dengan sudut pandang mereka.
Sebab, orang-orang seperti ini selalu ingin terlihat mendominasi. Membantu orang seperti ini sangatlah sia-sia, sebab pemikiran mereka tertutup.
3. Orang yang suka mengeluh
Orang-orang seperti ini biasanya selalu melihat apapun dengan sudut pandang negatif. Mereka senang mencari-cari kesalahan dalam setiap situasi dan menyebarkan energi negatif itu kepada semua orang.
Orang-orang seperti ini juga kerap mencari orang lain demi membenarkan keluhan mereka. Sangat sulit membantu orang seperti ini karena mereka sering menolak solusi.
4. Orang yang suka bermanipulasi
Orang-orang seperti ini kerap memiliki taktik licik untuk memanfaatkan orang lain. Mereka senang membuat orang merasa bersalah, malu, ataupun takut. Sehingga, orang-orang yang terjebak akan sulit untuk menolak mereka jika mereka meminta bantuan.
Namun perlu diketahui, orang-orang seperti ini biasanya memiliki agenda tersembunyi. Mereka sangat cerdas dalam memutarbalikkan situasi untuk mendapatkan keuntungan. Sehingga, kalian harus tegas dan memiliki batasan yang kuat agar dapat dijauhkan dari orang-orang seperti ini.
5. Orang yang suka mendukung perbuatan salah
Orang-orang seperti ini biasanya senang mendukung dan bersikap abai terhadap perilaku salah dari orang lain. Mereka tidak bisa membuat batasan karena alasan loyalitas ataupun takut konfrontasi. Tanpa sadar, orang-orang seperti ini biasanya suka menghambat pertumbuhan dan perkembangan pribadi orang lain.
Sebab, mereka suka melindungi orang lain dari konsekuensi tindakan mereka. Menolong orang-orang seperti ini harus membutuhkan kehati-hatian yang ekstra.
6. Orang narsistik
Orang narsistik biasanya tidak memiliki empati dan kepedulian dengan orang lain. Sebaliknya, mereka justru sangat senang mencari validasi orang lain dan memanfaatkan orang lain agar dapat keuntungan. Mereka juga biasanya adalah manipulator handal yang sangat pandai memutarbalikkan sebuah cerita.
Membantu orang-orang seperti ini berarti anda harus bersiap untuk masuk ke dalam jebakan. Oleh karena itu, batasi diri anda untuk berinteraksi dengan orang-orang demikian.
7. Orang yang suka sabotase diri sendiri
Orang-orang seperti ini biasanya senang melakukan suatu perbuatan yang dapat merusak diri mereka sendiri. Mereka juga sangat tidak suka akan perubahan positif dan sering menghalangi diri mereka untuk maju. Menolong orang-orang seperti ini harus membutuhkan kesabaran dan pengertian yang ekstra.