← Beranda

Puri Kembangan Lumpuh Total! Banjir Bikin Pengendara Terjebak 2 Jam Malam ini

Ryandi ZahdomoSabtu, 21 Februari 2026 | 05.04 WIB
Kawasan Puri Kembangan, Jakarta Barat, mendadak jadi "neraka" kemacetan pada Jumat (20/2) malam. (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)

 

JawaPos.com - Kawasan Puri Kembangan, Jakarta Barat, mendadak jadi "neraka" kemacetan pada Jumat (20/2) malam. Ribuan pengendara terjebak tak bergerak selama berjam-jam akibat banjir yang menggenangi kolong jembatan Outer Ring Road.

Berdasarkan pantauan JawaPos.com di lokasi pukul 19.45 WIB, antrean kendaraan mengular mulai dari Kompleks Puri Indah, melewati Kantor Wali Kota Jakarta Barat, hingga ke arah Cengkareng. Kemacetan parah ini tercatat mencapai panjang 1,5 kilometer.

Saking parahnya kondisi lalu lintas, banyak pemotor yang akhirnya menyerah dan memilih menepi di depan Kantor Pemkot Jakarta Barat. Mereka mengaku kelelahan setelah terjebak macet total yang hampir tidak bergerak.

Salah satunya adalah Whisnu, 24, warga Cengkareng yang mengaku sudah tertahan selama satu jam hanya untuk menempuh jarak beberapa ratus meter.

"Saya kejebak macet kayaknya satu jam deh cuma berapa ratus meter dari depan Lippo Mall Puri sampai sini (lampu merah Puri)," kata Whisnu.

Padahal, biasanya Whisnu hanya butuh waktu 50 menit untuk sampai ke rumahnya dari area Letjen S. Parman. Malam ini, ia sudah menghabiskan waktu dua jam di jalanan namun belum juga sampai ke tujuan.

"Gila ini aneh, biasanya cuma 50 menit. Yang bikin lama cuma di Puri sini, udah lampu hijau berkali-kali tapi enggak gerak sama sekali satu jam," katanya.

Whisnu menduga, biang kerok kemacetan ini adalah buruknya sistem drainase atau elevasi tanah yang rendah di titik banjir.

"Saya rasa emang disitu aja terlalu rendah atau gimana, soalnya biasanya setelah lewat banjir situ udah lancar. Emang faktor utamanya hujan semalem, tapi entah sistem drainase yang kurang atau emang rendahnya elevasi tanah di titik itu makanya banjir ya," sambungnya.

Kondisi serupa dialami Handi, 43, pengendara asal Blok M. Ia terpaksa beristirahat sejenak karena kondisi fisik yang menurun akibat kemacetan panjang.

"Dari pulang kerja udah macet, ditambah pas sampai kawasan Kembang Kerep udah macet parah. Berhenti dulu buat istirahat," jelas Handi.

Polisi Turun Tangan Atur Lalu Lintas

Menanggapi situasi ini, Kanit Lantas Polsek Kembangan AKP Karta membenarkan bahwa genangan air di kolong Jalan Ring Road Kembangan menjadi penyebab utama lumpuhnya arus lalu lintas.

"Ya, macet karena ada genangan di jalan lokasi tersebut," ucapnya.

Ia memastikan pihak kepolisian sudah berada di lapangan untuk membantu mengurai kepadatan kendaraan.

“Petugas standby, ada petugas yang melakukan pengaturan lalu lintas di lokasi,” tambahnya.

Meski petugas sudah berjaga, para pengendara sangat berharap ada solusi permanen dari pemerintah agar titik tersebut tidak terus-menerus menjadi langganan banjir setiap kali hujan deras turun.

"Jelas harapannya harus segara dibenahi biar enggak banjir lagi. Soalnya yang banjir cuma di kolong jembatan itu. Sehat-sehat deh kita semua," imbuh Whisnu.

EDITOR: Estu Suryowati