Catatan: Surat wasiat yang diduga ditulis korban tertabrak kereta MH, 23, di di Jalan H. Toran, pada Rabu (10/12). ( instagram @polsekciputattimurofficial)
Konten:
JawaPos.com-Tragedi mengerikan terjadi di dekat Stasiun Pondok Ranji, tepatnya di Jalan H. Toran, pada Rabu (10/12). Seorang pria berinisial MH, 23, ditemukan tewas setelah tertabrak kereta. Korban dinyatakan meninggal dunia (MD) di lokasi kejadian.
Dugaan sementara, MH sengaja menabrakkan diri ke lajur kereta api. Kejadian ini sontak menarik perhatian publik, terutama setelah ditemukan sebuah surat yang mengungkap alasan di balik tindakan tragis tersebut.
Surat Tragis Korban: Tekanan Utang dan Rasa Gagal
Tak jauh dari lokasi penemuan jenazah, petugas kepolisian menemukan secarik surat dari MH. Isi surat tersebut sungguh memilukan, berupa permintaan maaf dan penjelasan singkat mengenai tekanan berat yang dialaminya.
MH menuliskan bahwa dirinya merasa gagal dan menyebut soal beban utang yang membuatnya semakin tertekan.
Dalam surat terakhirnya itu, korban juga menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga. Ia juga menitipkan pesan yang sangat menyentuh agar ibunya dijaga.
Peristiwa tragis ini diinfokan langsung oleh Polsek Ciputat Timur melalui akun Instagram resminya, @polsekciputattimurofficial. Usai terima laporan, tim gabungan segera bergerak cepat ke lokasi kejadian.
Pawas Polsek Ciputat Timur Iptu Saiful Gofur bersama piket fungsi, Kapolsubsektor Pondok Ranji, Kapolsubsektor Bintaro, serta Unit Binmas Rengas dan Pondok Ranji melakukan evakuasi terhadap jenazah MH.
Jenazah MH saat ini telah dibawa oleh Tim Identifikasi Polres Tangerang Selatan untuk penanganan lebih lanjut. Polsek Ciputat Timur juga menyampaikan duka cita mendalam atas kejadian ini.
Isi Surat Wasiat
Berikut penggalan isi surat yang diduga ditulis dalam Bahasa Inggris oleh korban sebelum nekat menabrakkan diri ke kereta:
But seeing all the consequences scared me (even more). So I ran away.
Melihat semua konsekuensinya, itu membuat saya takut (bahkan lebih). Jadi, saya melarikan diri.
Story wouldn't be long, no drama whatsoever. common Suicide stuff, yep.
Ceritanya tidak akan lama, tanpa drama dan seterusnya, ya, bunuh diri.
DEBTS (MY Friends probably know the reason).
UTANG (teman-teman saya mungkin tahu alasannya)
Semua hutang ada listnya di notepad Hp gak saya lock.
Untuk semuanya saya minta maaf yang sebesar-besarnya.
I rather feel 1 minute of pain than years of despair in the future.
Saya lebih memilih 1 menit merasakan sakit daripada bertahun-tahun merasakan keputusasaan di masa depan
(I don't want to bring the "almighty" because of my weakness).
(Saya tidak mau membawa "Yang Mahakuasa," karena kelemahan saya)
But if I could redo my life, I promise, I would do better.
Tapi, kalau saya bisa mengulang kehidupan saya, saya berjanji, akan melakukan lebih baik.
The almighty does give everyone a help, but I can't bear the shame and tears from everyone.
Yang Mahakuasa memang memberikan pertolongan kepada siapa saja. Tapi, saya tidak bisa menahan rasa malu dan air mata dari semuanya.
To my family, please take care of my so mom.
Kepada keluarga saya, tolong jaga ibu saya. (*)