← Beranda

Mengenal Restoran Minang Garuda di Jalan Sabang yang Jadi Tempat Pertemuan Prabowo dan Ridwan Kamil

Tazkia Royyan HikmatiarJumat, 1 November 2024 | 20.51 WIB
Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan makan malam dengan calon gubernur (cagub) Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil di rumah makan Garuda, Jalan Sabang, Jakarta Pusat, Kamis (31/10) malam. (IG)

JawaPos.com - Presiden RI Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Calon Gubernur Jakarta nomor urut 1 Ridwan Kamil (RK) di Restoran Garuda di Jalan Sabang, Jakarta Pusat. Restoran itu dikenal dengan masakan khas Minang atau Padang yang cukup eklusif.

Diketahui makan malam antara Prabowo dan RK itu terjadi pada Kamis (31/10) kemarin. Dalam pertemuan itu, RK mendapat beberapa wejangan dari orang nomor satu di Indonesia tersebut. 
 
"'Tetap semangat dan jangan menyerah,' nasehat terbaik malam ini dari beliau," ujarnya, Kamis (30/10).
 
Baca Juga: 9 Buah Rendah Gula yang Wajib Anda Coba: Pilihan Cerdas untuk Pola Makan Sehat
 
Dalam pertemuan itu, RK juga menyebut bahwa Prabowo beberapa kali melempar guyonan dan mengatakan bahwa saat makan makanan khas Minang, ia lebih suka menggunakan tangan secara langsung.
 
Lantas, apa Restoran Minang Garuda yang jadi tempat makan Prabowo dan RK itu?
 
Dikutip dari laman resminya, Restoran Garuda merupakan perusahaan swasta yang terbentuk perorangan oleh pedagang kain yang banting setir menjadi pengusaha kuliner, yaitu H. Backir pada 9 Oktober 1976.
 
Mulanya, Restoran Garuda ini dibangun pertama kali di Jalan Pemuda No. 20, Medan, Sumatera Utara. Kini, tempat itu ditetapkan sebagai Rumah Makan Garuda I sekaligus sebagai kantor pusat dan administrasinya. 
 
Pada awalnya, restoran ini hanya berupa rumah makan yang diberi nama "Rumah Makan dan Buffet Garuda".
 
Baca Juga: Lebih Mengandalkan Perasaan atau Logika? Pilih Kucing Favorit dan Ketahui Kepribadian Anda dalam Hal Ini
 
Sejak pertama kemunculannya, Rumah Makan Garuda memang bergerak di bidang pengolah makanan yang spesifik, yaitu Minang dan Melayu. Hal yang melandasinya adalah karena saat itu, tak banyak sarana rumah makan di Medan yang menyediakan masakan Minang dan Melayu. 
 
Dengan melihat kesempatan inilah, maka didirikanlah Rumah Makan Garuda pada tahun 1976. Bidang usaha ini terus berkembang hingga saat ini, di mana terdapat beberapa usaha sejenis yang dikelola oleh pihak lain.
 
Seiring ramai dan tersohornya nama Restoran Garuda, mereka terus merambah cabang di kota-kota lain, salah satunya ada di Jalan Sabang, Jakarta Pusat, yang menjadi tempat pertemuan Prabowo dan RK. 
 
Selain di Medan dan Jakarta, Restoran Garuda juga diketahui mempunyai cabang di Lampung, Pekanbaru, Bandung, hingga Cikampek. 
 
EDITOR: Bintang Pradewo