← Beranda

Tingkatkan Kinerja, Pemda dan BUMD Diminta Petakan Portofolio Usaha

Estu SuryowatiKamis, 21 April 2022 | 20.13 WIB
Warga antre untuk membeli masker yang di jual Pemprov DKI di Pasar Pramuka, Jakarta, Jumat (6/3/2020). Pemprov DKI Jakarta melalui BUMD Perumda Pasar Jaya menggelar operasi pasar terkait distribusi harga masker dengan harga terjangkau. Perumda Pasar Jaya
JawaPos.om - Seluruh pelaku usaha masih berjuang menghadapi tantangan pandemi Covid-19 yang memengaruhi kinerja, termasuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Sugeng Hariyono mengatakan, dalam hal ini, pemerintah daerah (pemda) dan BUMD perlu memetakan portofolio usaha.

"Petakan, mana yang perlu bertahan, perlu didorong lebih cepat, dan lain-lain," ujarnya dalam TOP BUMD Awards 2022 di Jakarta, Kamis (21/4).

Menurutnya, dalam memajukan BUMD, perlu langkah integratif dan sinergi. Sebab, dengan berkolaboratif membuat ekonomi bergerak. Misalnya, saat ada 26 Bank Pembangunan Daerah (BPD) dengan aset Rp 796,45 triliun dan kredit disalurkan sebanyak Rp 473 triliun.

"Dengan aset besar, tentu BPD bisa dorong ekonomi," ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan, saat ini penanganan Covid-19 di Indonesia terus berangsur membaik. "Walhasil kita kini di tatanan ekonomi baru," tuturnya.

Sandiaga meminta BUMD Indonesia agar jangan cepat puas diri. Namun, terus berinovasi untuk meningkatkan kinerja yang dapat memberikan kontribusi kepada masyarakat, khususnya di daerah.

"Teruslah inovasi, menaikkan kinerja, dan tancap gas," ungkapnya.

Sementara pakar otonomi daerah yang menjadi Ketua Dewan Juri TOP BUMD Awards 2022 Djohermansyah Djohan menjelaskan, adapun kriteria penilaian TOP BUMD Awards 2022 dilihat dari beberapa aspek. Seperti, pencapaian kinerja bisnis, BUMD yang terus melakukan perbaikan (improvement), kontribusi dalam pembangunan daerah, dan inovasi untuk mendukung bisnis di masa pandemi.

"Secara umum, hampir semua BUMD, relatif mampu menghadapi dampak pandemi Covid-19 dengan baik," pungkasnya.
EDITOR: Estu Suryowati