← Beranda

Kelas 7 Jadi yang Pertama Jajal PTM Terbatas di SMPN 245 Jakarta

Banu AdikaraSenin, 30 Agustus 2021 | 21.39 WIB
Photo
JawaPos.com - Pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di kawasan DKI Jakarta sudah mulai dilaksanakan per hari ini, Senin (30/8). Sejumlah satuan pendidikan juga sudah membuka kegiatan belajar mengajar secara langsung, salah satunya adalah SMPN 245 Jakarta, Jakarta Selatan.

Dalam pelaksanaan pembukaan sekolah, kelas 7 berkesempatan sebagai yang pertama melaksanakan belajar tatap muka. Sementara itu, untuk kelas 8 dan 9 belajar di rumah.

Berdasarkan pantauan JawaPos.com di lokasi, protokol kesehatan dilaksanakan dengan baik. Mulai dari memakai masker, mencuci tangan atau memakai hand sanitizer serta menjaga jarak.

Serana serta prasarana juga tersedia dengan lengkap, seperti thermogun, hand sanitizer, hingga tempat mencuci tangan. Kelas juga diisi sesuai batas maksimal yang sudah ditentukan, yakni 50 persen dengan batas jarak 1,5 meter.

Pembelajaran dimulai pada jam 07.00 sampai 11.15 WIB, ketika pulang pun, murid tidak langsung pulang secara serentak. Kelas 7A akan terlebih dahulu dipersilahkan keluar, diikuti kelas lainnya hingga 7F.

Para guru juga memberikan arahan kepada para peserta didiknya untuk tidak berkerumun atau tetap menjaga jarak. "Ayo jaga jarak, jangan berkerumun," kata salah satu guru ditempat.

Sementara itu, berdasarkan pengalaman belajar pertama kali, Muhammad Arjun dari kelas 7A mengatakan bahwa dirinya senang bisa belajar tatap muka, tidak lagi hanya menatap layar.

"Iya senang bisa belajar langsung, bisa ketemu teman-teman juga, belajar sama gurunya juga asik," tuturnya.

Lalu, siswa lain bernama Farel dari 7B menuturkan, dirinya sangat senang bisa kembali belajar tatap muka.

"Iya tadi perkenalan dulu, diri satu-satu. Seneng sih bisa belajar langsung," tandasnya.

Terlihat juga sejumlah orang tua menunggu anak-anaknya selepas pulang sekolah. Hal ini merupakan salah satu langkah agar anak-anak langsung pulang ke rumah dan meminimalisir penyebaran virus.
EDITOR: Banu Adikara