JawaPos.com - Donald Trump memutuskan tak ikut debat bakal calon presiden dari Partai Republik, yang bakal digelar pada Rabu (23/8) di Milwaukee, Wisconsin, Amerika Serikat. Ia mengklaim rakyat Amerika Serikat sudah mengenalnya.
"Karena itu saya tidak akan melakukan debat," kata Donald Trump dikutip dari AP News pada Senin (21/8).
Donald Trump mengatakan jajak pendapat beberapa waktu terakhir menunjukkan bahwa dia jauh memimpin perolehan suara ketimbang para calon presiden partai Republik lainnya.
Baca Juga: Resmi Menikah, Tyas Mirasih-Tengku Tezi Akan Berbulan Madu ke Bangkok
Jajak pendapat Calon Presiden Amerika Serikat pada Minggu, (20/8), bahkan menunjukkan sebesar 62 persen responden menyatakan bakal memilih Donald Trump ketimbang bakal capres Partai Republik, meskipun mantan presiden Amerika Serikat tersebut sudah didakwa empat kali tahun ini. Dalam survei yang dilakukan oleh US News, Gubernur Florida, Ron DeSantis menempati posisi kedua dengan 16 persen. Sementara itu, bakal capres lainnya dari Partai Republik hanya memperoleh satu digit poin.
"Masyarakat tahu siapa saya dan betapa suksesnya kepresidenan saya," kata Donald Trump kemudian menyoroti isu-isu energi keamanan perbatasan militer dan ekonomi
Donald Trump buka suara menjelang debat perdana bakal calon presiden bakal digelar Partai Republik pada Rabu (23/8) di Milwaukee, Wisconsin, Amerika Serikat
Tujuh kandidat sejauh ini telah memenuhi syarat untuk debat, antara lain DeSantis, Gubernur Dakota Utara Doug Burgum, mantan wakil Presiden Mike Pence, eks Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB Nikki Haley, dan Senator Carolina Selatan Tim Scott.