JawaPos.com - Apollo 1 awalnya bernama AS-204 adalah misi berawak pertama dari program Apollo Amerika Serikat (AS), program untuk mendaratkan manusia pertama di Bulan. Namun, Apollo ini adalah Apollo pertama yang mengalami kebakaran saat uji coba dan memakan tiga astronotnya.
Kebakaran terjadi di kabin saat uji coba peluncuran di Kompleks Peluncuran Stasiun Angkatan Udara Cape Kennedy pada 27 Januari 1967. Menewaskan Komandan Pilot Virgil I. 'Gus' Grissom, Pilot Senior Ed White, dan Pilot Roger B. Chaffee.
Setelah kebakaran, NASA menyelidiki penyebab kebakaran dengan mengadakan Apollo 204 Accident Review Board. Diketahui api menyebar dengan cepat karena bahan nilon yang mudah terbakar, dan atmosfer kabin oksigen murni bertekanan tinggi.
Penyelamatan para astronot terhambat karena pintu yang tidak bisa dibuka melawan tekanan internal kabin yang lebih tinggi. Karena roket tidak dilas, tes tidak dianggap berbahaya, dan kesiapan darurat untuk tes itu buruk.
Selama penyelidikan Kongres AS, Senator Walter Mondale secara terbuka mengungkapkan dokumen internal NASA. Dia mengatakan, terdapat masalah dengan kontraktor Apollo North American Aviation, yang kemudian dikenal sebagai ' Laporan Phillips'.
Pengungkapan ini mempermalukan Administrator NASA James E. Webb, yang tidak mengetahui keberadaan dokumen itu, dan menarik kontroversi ke program Apollo. Meskipun kongres merasa tidak senang dengan kurangnya keterbukaan NASA, komite kongres memutuskan bahwa masalah yang diangkat dalam laporan itu tidak ada hubungannya dengan kecelakaan itu.
Penerbangan Apollo berawak ditangguhkan selama 20 bulan. Namun, pengembangan dan pengujian roket Saturn V Moon terus berlanjut.