JawaPos.com - Imbas adanya gangguan operasional di wilayah Daop 6 Yogyakarta, mengakibatkan kedatangan KA jarak jauh dari Jakarta-Bandung tujuan akhir di wilayah Daop 8 Surabaya jadi terlambat. KA yang bertujuan akhir Stasiun Surabaya Gubeng maupun Malang itu sejati tiba malam dini hari nanti.
Kelambatan ini disebabkan adanya perubahan pola operasi perjalanan KA karena proses evakuasi dan normalisasi jalur yang dilakukan oleh petugas.
KA jarak jauh yang mengalami keterlambatan itu seharusnya melalui petak jalan Jogyakarta – Kutoarjo (jalur selatan), dialihkan dengan melalui petak jalan Tegal – Semarang (jalur Utara).
KA jarak jauh dengan tujuan akhir Daop 8 Surabaya, yang mengalami keterlambatan kedatangan KA pada malam dan dini hari nanti, yaitu :
Kedatangan Stasiun Surabaya Gubeng
1. KA Wijaya Kusuma relasi Cilacap - Surabaya Gubeng - Ketapang
2. KA Pasundan relasi Kiaracondong - Surabaya Gubeng
3. KA Gaya Baru Malam Selatan relasi Pasarsenen - Surabaya Gubeng
4. KA Bima relasi Gambir - Surabaya Gubeng
5. KA Turangga relasi Bandung - Surabaya Gubeng
6. KA Jayakarta relasi Pasarsenen - Surabaya Gubeng
7. KA Mutiara Selatan relasi Bandung - Surabaya Gubeng
Kedatangan Stasiun Malang
1. KA Kertanegara relasi Purwokerto - Malang
2. KA Malabar relasi Bandung - Malang
3. KA Gajayana relasi Gambir - Malang
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif menerangkan, KAI mengerahkan segala sumber daya baik dan mendatangkan rangkaian alat berat dan lokomotif penolong untuk mengevakuasi sarana yang terdampak serta menormalisasi jalur KA.
Sebagai bentuk kompensasi atas keterlambatan kedatangan KA kepada pelanggan, KAI juga memberikan service recovery berupa minuman, makan ringan hingga makanan berat bagi pelanggan KA yang terdampak.
"KAI menyampaikan mohon maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian yang tidak diinginkan oleh semua pihak tersebut. Kami dengan pihak-pihak terkait terus melakukan upaya evakuasi dan normalisasi jalur agar perjalanan kembali lancar," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, kereta Argo Semeru Surabaya Gubeng menuju Stasiun Gambir Jakarta anjlok di Sentolo, Yogyakarta, pada siang hari ini. Setelah anjlok, sebagian sisi gerbong Argo Semeru itu diserempet Argo Willis yang datang berlawanan.