← Beranda

Tak Ada Tanda Bekas Tindak Kekerasan, Lula Lahfah Ditemukan dalam Kondisi Meninggal Dunia dengan Bibir Kebiruan

Syahrul YunizarSabtu, 24 Januari 2026 | 16.49 WIB
Momen romantis saat YouTuber Reza Arap memberikan cincin untuk Lula Lahfah. (Instagram @weareaaaclan)

JawaPos.com - Polisi memastikan tidak ada tanda bekas tindak kekerasan pada jenazah Lula Lahfah saat pertama kali ditemukan pada Jumat malam (23/1). Menurut keterangan saksi-saksi, perempuan berusia 26 tahun itu ditemukan dalam kondisi terlentang dengan bibir kebiruan.

Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan (Jaksel) Kompol Murodih menyampaikan bahwa pihaknya pertama kali mendapat laporan dari petugas keamanan Apartemen Essence Dharmawangsa yang berada di wilayah Kelurahan Cipete Utara, Kecamatan Kebayoran Baru, Jaksel.

”Waktu ditemukan, Jum'at tanggal 23 Januari 2026 pukul 18.00 WIB. Waktu dilaporkan ke Bhabinkamtibmas Kelurahan Cipete Utara, Polsek Kebayoran Baru pukul 18.44 WIB,” ungkap Murodih kepada awak media pada Sabtu (24/1).

Menurut Murodih, ada 2 orang saksi yang sudah dimintai keterangan oleh polisi. Dari keterangan saksi-saksi dan berdasar pada pemeriksaan awal, jenazah Lula ditemukan dalam posisi terlentang di atas kasur berselimut warna putih. Dia mengenakan pakaian kaos berwarna putih dan celana pendek berwarna hitam.

”Tidak ada tanda-tanda penganiayaan, namun ditemukan obat-obatan sama surat rawat jalan dari RSPI,” imbuhnya.

Oleh petugas kepolisian, jenazah korban lantas dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati. Sebelumnya, informasi meninggalnya selebgram Lula Lahfa telah dikonfirmasi oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan bahwa saat ini Polres Metro Jakarta Selatan (Jaksel) tengah mendalami kematian perempuan berusia 26 tahun tersebut.

Keterangan itu disampaikan oleh Kombes Budi saat dikonfirmasi oleh awak media pada Jumat malam (23/1). Berdasar informasi yang diterima oleh Budi, Lula ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di salah satu unit Apartemen Essence Dharmawangsa, Kebayoran Baru.

”Benar bahwa seorang influencer berinisial LL (Lula Lahfah) ditemukan meninggal dunia di Apartemen Essence Dharmawangsa. Korban ditemukan oleh petugas keamanan sekitar pukul 18.44 WIB pada Jumat, 23 Januari 2026,” terang Budi.

Atas temuan itu, Satuan Reskrim Polres Metro Jaksel langsung mendatangi lokasi penemuan jenazah Lula. Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sudah dilakukan oleh pihak kepolisian. Selain itu, aparat penegak hukum juga sudah berkoordinasi dengan keluarga Lula.

”Saat ini, petugas kepolisian Sat Reskrim Jaksel masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mendalami peristiwa tersebut, berkoordinasi dengan pihak keluarga,” imbuhnya.

Berkaitan dengan penyebab kematian kekasih musisi Reza Arap Oktovian tersebut, Budi belum bisa menyampaikan banyak informasi. Dia hanya menyatakan bahwa penyebab kematian bisa diketahui apabila hasil autopsi jenazah korban sudah keluar.

”Harus dilakukan autopsi untuk memastikan (penyebab kematian Lula),” terang dia.

Kronologi

Kabar duka datang dari dunia hiburan dan media sosial. Selebgram Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di unit apartemennya di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (23/1).

Penemuan jenazah ini bermula dari kecurigaan asisten rumah tangga (ART) korban yang mendapati pintu kamar dalam keadaan terkunci rapat sejak sore hari.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Murodih memaparkan kronologi lengkap detik-detik penemuan Lula Lahfah.

Peristiwa memilukan ini terjadi di Kamar 25 BN, Lantai 25, Apartemen Essence, Cipete Utara, Kebayoran Baru. Saksi pertama, Asiah, yang merupakan ART korban, mulai merasa khawatir karena Lula tak kunjung keluar kamar.

Kekhawatiran Asiah bukan tanpa alasan. Ia mengetahui bahwa majikannya itu sedang dalam kondisi kurang sehat dan baru saja berobat pada malam sebelumnya.

Detik-detik Pintu Kamar Didobrak

Sekitar pukul 18.00 WIB, Asiah bersama empat orang dari pihak manajemen apartemen akhirnya membuka paksa pintu kamar tersebut. Saat pintu terbuka, mereka menemukan Lula dalam posisi terlentang di atas kasur.

Kondisi Lula saat ditemukan sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Tubuhnya terbalut selimut, mengenakan kaos putih dan celana pendek hitam.

"Setelah saksi masuk beserta pihak Manajemen sekitar 4 orang, ternyata almarhum sudah kondisi terlentang silang dan kondisi mulut terbuka dan berwana kebiruan, dan cek denyut nadi, detak jantung udah tidak berjalan / bergerak," jelasnya dikutip, Sabtu (24/1).

ART itu kemudian menghubungi Cindy Azzahra Putri, yang merupakan asisten pribadi korban. Saat kejadian ia diketahui tengah menjaga bazar baju milik Lula di kawasan Fatmawati sejak pagi hari.

Cindy kemudian mendatangi apartemen korban dan mendapati kondisi Lula yang sudah tidak bernyawa.

Dokter pribadi korban, dr. Rizki Nirwandhi Putra, juga sempat hadir di lokasi pada pukul 19.23 WIB untuk melakukan pengecekan awal sebelum jenazah dievakuasi. Disana juga ditemukan adanya obat milik Lula.

Proses identifikasi selesai dilakukan pada pukul 20.20 WIB oleh tim Identifikasi pimpinan Ipda Soleh. Selanjutnya, tepat pada pukul 21.20 WIB, jenazah Lula Lahfah dibawa ke RS Fatmawati menggunakan mobil ambulans untuk keperluan visum lebih lanjut.

Berdasarkan pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun, petugas menemukan sejumlah barang bukti medis di dalam kamar.

"Tidak ada tanda tanda penganiayaan, namun ditemukan obat obatan sama surat rawat jalan dari RSPI," ungkap Murodih.

 

EDITOR: Bintang Pradewo