JawaPos.com - Sebelum kabar gugatan cerai Atalia Praratya terhadap Ridwan Kamil mencuat ke publik, putri mereka, Camillia Laetitia Azzahra, lebih dulu menjadi sorotan.
Azzahra yang akrab disapa Zahra ramai diperbincangkan setelah mengumumkan keputusan melepas jilbab yang selama ini ia kenakan sejak kecil.
Melalui akun Instagram pribadinya, @camilliazrh, Zahra menyampaikan secara terbuka bahwa dirinya memilih untuk tidak lagi berhijab.
Keputusan tersebut diungkapkannya langsung kepada para pengikutnya di media sosial dan menuai beragam respons.
Dalam unggahan tersebut, Zahra menegaskan bahwa keputusan melepas jilbab bukan diambil secara terburu-buru.
Ia mengaku telah melalui proses pertimbangan panjang serta diskusi mendalam bersama keluarganya sebelum akhirnya memantapkan pilihan tersebut.
“Setelah banyak pertimbangan dan diskusi yang sangat panjang dengan keluarga aku, aku memutuskan untuk melepas kerudungku,” tulis Zahra.
Adik dari mendiang Emmeril Kahn Mumtadz itu menjelaskan, keputusan ini merupakan bagian dari proses pencarian jati diri seiring perjalanannya menuju kedewasaan.
Ia menilai, setiap langkah yang diambil perlu berangkat dari kesadaran dan keyakinan pribadi.
Zahra juga menegaskan, jika suatu saat ia kembali mengenakan jilbab, hal tersebut akan dilakukan atas pilihannya sendiri, bukan karena tekanan atau ekspektasi pihak lain. Ia meminta ruang untuk menjalani proses tersebut dengan caranya sendiri.
“Ijinkan aku memulai perjalanan pencarian ini dengan caraku sendiri,” lanjutnya.
Lebih jauh, Zahra menyebut keputusan melepas jilbab sebagai bentuk kejujuran terhadap diri sendiri. Ia pun berharap publik, khususnya para pengikutnya di media sosial, tidak menaruh ekspektasi berlebihan terhadap dirinya.
Putri Ridwan Kamil dan Atalia Praratya itu menegaskan ingin hidup sebagai dirinya sendiri, bukan semata-mata dilihat sebagai anak mantan Gubernur Jawa Barat, bukan hanya sebagai putri tokoh publik, maupun sebagai adik dari almarhum Emmeril Kahn.
“Aku adalah gabungan mereka semua. Semua didikan mereka selalu aku terapkan, dan aku adalah aku,” tulis Zahra.
Selain itu, perempuan kelahiran 17 Agustus 2004 tersebut juga menyampaikan permohonan maaf apabila keputusannya berdampak pada kerja sama profesional dengan pihak atau merek tertentu. Ia mempersilakan hal tersebut dibicarakan secara baik-baik.
Unggahan Zahra langsung dibanjiri komentar dari warganet. Meski demikian, ia memilih tidak menanggapi satu per satu.
Zahra juga dengan tegas mempersilakan siapa pun yang merasa tidak nyaman dengan keputusannya untuk berhenti mengikuti akun media sosialnya.
Keputusan Zahra ini pun menjadi sorotan luas, terlebih muncul tak lama sebelum kabar gugatan cerai Atalia Praratya terhadap Ridwan Kamil mencuat ke ruang publik.
Adapun di tengah pusaran masalah politik dan hukum, Ridwan Kamil kini menghadapi persoalan rumah tangga. Atalia Praratya secara resmi menggugat cerai Ridwan Kamil ke Pengadilan Agama Bandung melalui kuasa hukumnya.
Panitera PA Bandung, Dede Supriadi, membenarkan adanya gugatan tersebut dan menyebut sidang perdana dijadwalkan digelar pada Rabu (17/12). Pihak pengadilan belum mengungkap penyebab gugatan cerai tersebut secara rinci.