JawaPos.com – Video tahunan yang dibuat oleh para kreator Indonesia kali ini menuai banyak reaksi kontroversi dari netizen.
Salah satu video tahunan yang dibuat kali ini adalah Rewind Indonesia 2023 yang mengusung kejadian viral setahun terakhir di Indonesia.
Sedangkan video tahunan lain yang juga dibuat oleh para kreator TikTok Indonesia yakni TikTok Replay 2023.
TikTok Replay 2023 ini mengusung tema musik dan trend viral yang hanya ada di lingkup aplikasi TikTok.
Bertaburan banyak artis dan konten kreator Indonesia, kedua video tersebut sukses mendapat perhatian netizen di kolom komentar.
Banyak komen saling puji atas sukses dan bagusnya kedua video tahunan kali ini, namun yang tak sedikit komentar pedas netizen yang saling membandingkan.
Banyaknya komentar netizen tentang perbandingan kedua video ini menjadi sorotan dan memantik netizen lainnya untuk ikut berpendapat.
Hal ini mendapat perhatian dari keduanya yakni penyusun TikTok Replay dan produser video Rewind Indonesia 2023.
Sebagai produser dan direktur Rewind Indonesia 2023, Chandra Liow akhirnya buka suara terkait masalah perdebatan tersebut di akun TikTok Pribadinya.
Dalam videonya, Chandra Liow sengaja menanggapi komentar netizen tentang opini bahwa kedua video tersebut digarap oleh tim yang sama.
Chandra Liow terang-terangan mengatakan bahwa dia dan timnya tidak ada sama sekali sangkut pautnya dengan pembuatan video TikTok Replay 2023.
“Gue dan tim gue sekarang sama sekali tidak ada involvementnya dengan replay 2023,” jelasnya dalam video klarifikasi.
Dirinya juga menyatakan tidak akan membandingkan hasil video dari Rewind Indonesia dan TikTok Replay seperti yang dilakukan netizen.
Kemudian Chandra juga menyatakan bahwa memang benar dalam TikTok Replay ada timnya yang dulu pernah bekerja dengannya.
Namun pada saat pembuatan video sampai saat ini, tim tersebut sudah tidak bekerja dengannya lagi.
Dua anggota tim yang dulu pernah bekerja dengannya yakni Bani Adil dan juga Dere yang bertindak sebagai editor dan online editing.
Menurutnya, kedua mantan rekan kerjanya tersebut memiliki kinerja yang baik dalam menggarap sebuah video.
Chandra juga memberikan pesan kepada netizen untuk tidak menyudutkan kinerja kedua mantan rekan kerjanya yang menggarap video TikTok Replay.
Tidak hanya Chandra, penyusun dan direktur dari TikTok Replay Ibnu Wardani juga buka suara terkait kritik netizen.
Ibnu menyatakan dalam komentar kalau dia minta maaf jika video yang dia buat tidak sesuai dengan ekspektasi dari netizen.
***