← Beranda

Tentang Film Sijjin, Cinta dan Santet yang Mengerikan

Abdul RahmanJumat, 10 November 2023 | 04.30 WIB
Poster film sijjin / Isf.go.id
 
JawaPos.com - Film Sijjin yang didaptasi dari film horor asal Turki rilisan tahun 2014 silam dengan judul aslinya Siccin, tayang di seluruh bioskop Tanah Air mulai hari ini, Kamis (9/11). 
 
Film arahan sutradara Hadrah Daeng Ratu tersebut diadaptasi dengan memasukkan unsur budaya Indonesia. Namun filmnya sama-sama mengerikan dan tentu saja sangat menarik untuk ditonton oleh para pecinta film horor.
 
Bagi yang tertarik untuk menonton film Sijjin, ada baiknya membaca sinopsis supaya mengetahui gambaran cerita atas film garapan rumah produksi Rapi Films. 
 
Film Sijjin menceritakan tentang Irma yang jatuh cinta kepada sepupunya bernama Galang. Rasa cinta ini sudah muncul sejak masih duduk di bagku SMA. Sayangnya cinta Irma tidak tercapai. Galang akhirnya menikah dengan perempuan lain, memiliki istri dan anak.
 
Baca Juga: Meski Sempat Dijuluki Kota Santet, Banyuwangi Ternyata Menyimpan Beragam Destinasi Wisata Unik
 
Cinta buta Irma membuatnya gelap mata. Dia pun memutuskan untuk pergi ke dukun dengan niat maun merusak rumah tangga Galang. Irma punya keinginan untuk memiliki Galang seutuhnya.
 
Irma pun mengirimkan santet ke rumah Galang. Sejak saat itu rumah Galang diwarnai oleh sejumlah kejadian mistis. Ada yang mengalami kesurupan bahkan meninggal dunia.
 
Baca Juga: Mulai Syuting 15 November, Begini Kisah di Balik Produksi Film Horor Lembayung
 
Tindakan Irma ini tentu sangat berisiko. Bukan hanya kepada keluarga Galang, namun juga sangat bahayan mengintai nyawa Irma sendiri yang tak disadarinya.
 
Film Sijjin memberikan penggambaran ekspresi tragis dari tindakan mausia yang tak terkendali dipicu oleh obsesi yang membutakan akal sehat.Film ini dibintangi sejumlah pemain yaitu Anggika Bolsterli (Irma), Ibrahim Risyad (Galang), dan Niken Anjani (Nisa, istri Galang).
 
Selian itu, film Sijjin juga diperkuat oleh sejumlah pemain lain yaitu Delia Husein, Messi Gusti, Dewi Pakis, Oce Permatasari, Elly D. Luthan, dan lain-lain.
 

 

EDITOR: Dimas Ryandi