JawaPos.com - Musisi legendaris Iwan Fals selalu kritis dengan hiruk pikuk pemerintahan Indonesia.
Kali ini dia mengaku muak dengan sikap elite politik terkait kasus dugaan pencatutan nama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla oleh Ketua DPR Setya Novanto dalam kongkalikong minta saham dari PT Freeport Indonesia.
"Saya prihatin sama elite-elite politik kita apa itu fitnah atau nggak, saya nggak tahu. Kok terkesan pemimpin kita duniawi banget," kata Iwan Fals di Ritz Carlton Hotel, SCBD, Jakarta, Rabu (25/11).
"Saat saya baca dan dengar di media, mohon maaf, saya muak dengan suasana ini," lanjut pria bernama lengkap Virgiawan Listanto itu.
Agar kisruh seperti ini tidak terulang kembali, pelantun Damai Kami Sepanjang Hari ini mengimbau masyarakat untuk lebih selektif kedepannya. Jangan pernah memilih lagi pemimpin dan elite politik yang memikirkan perut sendiri.
"Ya jangan dipilihlah yang duniawi itu," ungkap Iwan Fals.
Seperti diketahui, kisruh Freeport bermula saat Menteri ESDM Sudirman Said melaporkan Setya Novanto ke MKD atas dugaan meminta saham dari PT Freeport Indonesia dengan mencatut nama Jokowi - JK.
Dalam laporan itu, Sudirman menyebut Setnov meminta saham sebesar 11 persen untuk Presiden dan 9 persen untuk Wapres, demi memuluskan renegosiasi perpanjangan kontrak PT Freeport. (ded/JPG)