JawaPos.com - Youtuber Thariq Halilintar mengambil langkah serius dengan memasuki dunia politik. Dia secara resmi mencatatkan namanya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk memenuhi persyaratan menjadi calon legislatif (caleg).
Thariq Halilintar telah mengajukan permohonan resmi ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan agar namanya yang saat ini dikenal luas diakui sebagai nama lahirnya, yaitu Muhammad Thariq Attamimi.
Pejabat Humas PN Jakarta Selatan, Djuyamto, menjelaskan bahwa isi permohonan tersebut adalah untuk mengajukan permohonan terkait namanya agar diakui secara sah sebagai persyaratan untuk menjadi calon legislatif DPR RI.
Baca Juga: Dari Threads Hingga Verified, Ini Dia Fitur-fitur Meta yang Bisa Digunakan untuk Kreator
Dengan demikian, nama Muhammad Thariq Attamimi atau Thariq Halilintar diakui sebagai nama yang sama untuk satu individu.
"Dalam permohonannya, Thariq Halilintar menegaskan agar namanya, baik Muhammad Thariq Attamimi maupun Thariq Halilintar, diakui sebagai identitas yang sama untuk keperluan persyaratan calon legislatif DPR RI," ungkapnya seperti yang dilansir dari YouTube Populer Seleb.
Djuyamto menegaskan bahwa Thariq Halilintar ingin namanya yang terkenal diakui secara resmi sebagai nama aslinya. Tujuan dari permohonan ini adalah untuk menyatukan dua nama tersebut menjadi satu identitas, bukan dua orang yang berbeda.
"Sudah sering kali dilakukan oleh pemohon yang lain, supaya tidak terjadi kesimpangsiuran. Nama yang dipergunakan untuk persyaratan seleksi dan sebagainya dibutuhkan penetapan pengadilan," imbuhnya.
Tindakan seperti yang dimohonkan oleh Atta Halilintar, mantan kekasih Fuji, telah sering dilakukan oleh orang lain sebelumnya. Hal ini dilakukan untuk mencegah kebingungan dalam persyaratan seleksi dan pendaftaran, sehingga penetapan pengadilan akan sangat penting untuk nama yang digunakan dalam konteks tersebut.
Thariq Halilintar bergabung dengan daftar artis muda lainnya, seperti Verrell Bramasta, El Rumi, dan Al Ghazali, yang memilih untuk terjun ke dunia politik dengan mencalonkan diri sebagai anggota legislatif.