JawaPos.Com— Proses pembuatan bilah baja yang akan menyelimuti gedung istana presiden Ibu Kota Nusantara (IKN) berbentuk sayap burung garuda terus dipercepat.
Hingga saat ini, proses penyelesaian bilah baja tersebut sudah dikerahkan pada 242 orang artisan.
Mereka bekerja siang-malam untuk membuat 4.650 bilah di Workshop Siluet Nyoman Nuarta di NuArt Sculpture Park, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
Sesuai target sebelumnya, pemasangan bilah baja itu ditargetkan selesai pada bulan Maret 2024.
Untuk memastikan hal tersebut, Kepala Otorita IKN Bambang Susantono mengunjungi langsung Workshop Siluet Nyoman Nuarta.
“Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari pemasangan bilah pertama garuda” Ujar Bambang Susanto saat kunjungan kerja presiden di IKN pada Jumat (22/9/2023).
“Harapannya agar semua proses, mulai dari pembuatan hingga pemasangannya dapat berjalan dengan lancar sesuai rencana,” imbuhnya.
Baca Juga: DPR RI Siapkan Skenario Pindah ke Ibu Kota Negara Baru
Sementara itu, Nyoman Nuarta menjelaskan, keterlibatan dirinya dalam proses desain dan pembangunan istana presiden di IKN, dilatarbelakangi untuk memberikan yang terbaik kepada negara.
Selain itu, NuArt Sculpture Park, tempat workshop pembuatan ikon garuda berada, memiliki konsep pembangunan yang sejalan dengan IKN yaitu menyatukan seni, budaya, dan alam dalam kehidupan sehari-hari.
Memiliki taman seluas 4 hektare ini, sebagian digunakan untuk wisata dan sebagian lagi digunakan untuk pelestarian kurang lebih 4 ribu pohon.
“Tempat ini merupakan media edukasi tentang bagaimana seni, budaya, dan alam bisa menginspirasi kehidupan sehari-hari kita. Mohon doa restu agar semua berjalan dengan lancar. Karena pembuatan bilah garuda ini akan menjadi peristiwa bersejarah bagi bangsa kita,” jelasnya.
Telah diketahui, pengiriman perdana bilah selubung garuda yang menjadi bagian istana presiden di IKN, dilakukan pada 30 Agustus lalu. Sebanyak 4.650 bilah baja dikirim langsung dari Workshop Siluet Nyoman Nuarta ke IKN menggunakan kapal.
Baca Juga: Ciptakan Indonesia Emas 2045 Melalui Pembangunan IKN Nusantara
Pada hari Jum'at (22/9/2023) akhirnya presiden secara simbolis memasang modul pertama bilah baja.
Diana Kusumastuti selaku Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), menyebutkan bahwa hingga September 2023, progres pembangunan kantor presiden sudah mencapai 38 persen dan pekerja kantor presiden memulai melakukan proses pemasangan bilah garuda.
“Progres kantor presiden yang ada di Ibu Kota Nusantara ini September ini sudah 38 persen, dan 38 persen ini kita sudah mulai memasang bilah-bilah,” ucapnya.
Selanjutnya, Diana menargetkan pemasangan bilah garuda dengan jumlah total 4.650 bilah tersebut dapat diselesaikan pada Maret 2024.
“Mudah-mudahan nanti kita selesai di Maret, karena kita ada 465 modul, di mana satu modulnya itu ada 10, sehingga kita mempunyai 4.650 bilah yang akan dipasang mulai hari ini,” jelas Diana.
Setelah usai, garuda yang akan menjadi ikon bangunan tersebut memiliki bentangan sayap sepanjang 177 meter dengan tinggi 77 meter.
“Sayapnya itu dari ujung ke ujung panjangnya itu 177 meter, kalau dari lengkungannya itu sekitar 239 meter, dan tingginya 77 meter,” ungkapnya.
***