JawaPos.com - Wakil Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Budi Prayitno mengatakan sampai saat ini pihaknya terus melakukan penyelidikan terkait adanya anggota Pramuka yang menyantap makanan tanpa mengunakan alas.
Menurut dia, sudah ada sebelas anggota yang dipanggil untuk dimintai keterangan mengenai insiden tersebut. "Dari 30 baru sebelas. Kita ingin semua bisa berikan keterangan," ujar Budi di Gedung Pramuka, Gambir, Jakarta, Rabu (29/3).
Menurut Budi, dari keterangan mereka pihaknya akan memberikan sanksi kepada pembina yang memberikan hukuman itu. Terberat adalah pencabutan izin kepelatihan. "Setelah itu ada rekomendasi hukuman," katanya.
Sebelumnya, Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault mengatakan, yang dilakukan pembina adalah sebuah bentuk hukuman karena para anggota Pramuka itu tidak menghabiskan makanan yang telah disiapkan.
"Nah sisa makanan jadi di taruh saja cuma disuruh lihat, mereka pegang tapi tidak disuruh makan," ungkapnya.
Adanya kasus itu juga menjadikan pembelajaran bagi Gerakan Pramuka, sehingga dirinya meminta kepada pembina di seluruh daerah jangan sampai kejadian serupa terulang lagi ke kemudian hari."Tapi ini ada hikmahnya buat kita," pungkasnya.
Sekadar informasi, dua foto beredar di dunia maya yang diduga dalam pelatihan atau pembinaan Pramuka. Dalam foto para anggota pramuka tampak ingin makan bersama yang hanya beralaskan rumput. Kejadian tersebut terjadi di Kabupaten Tangerang, Banten.(cr2/JPG)