JawaPos.com - Mulai hari ini, Jembatan Cisomang kembali bisa dilalui oleh kendaraan di bawah 15 ton, salah satunya adalah bus penumpang. Padahal sebelumnya, ketika jembatan itu retak, hanya roda dua dan kendaraan pribadi roda empat yang boleh lewat.
Kakorlantas Irjen Royke Lumowa mengaku bahwa dia melihat antrean di arteri akibat pelarangan bus lewat telah panjang. "Dari laporan dan pantauan bahwa durasi atau waktu yang dibutuhkan Jakarta-Bandung sudah mencapai 6-7 jam, cukup panjang," kata dia, Kamis (23/2).
Apalagi kata dia, di arteri sekarang jalannya sudah banyak rusak. Atas kejadian itu juga menurut Royke, banyak kendaraan yang mogok dan membuat stuck dan berujung kemacetan panjang.
"Jadi memang sudah sangat darurat. Kami rapat cepat semua instansi terkait untuk mengambil keputusan hari ini, detik ini juga membuka untuk kendaraan bus. Ke depan semua pekerjaan fisik (bisa melalui) memang targetnya akhir Maret," kata dia.
Menurutnya, kendaraan berat nanti bisa melewati Jembatan Cisomang. Namun nanti akan dilihat evaluasinya secara bertahap. "Kalau memungkinkan secara perlahan truk yang menengah ataupun yang berat kita akan lihat dulu. Yang pasti saat ini, bus yang sudah bisa lewat," sambungnya.
Sementara untuk pengamanan menurut mantan Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya ini nanti akan dibantu Polda Jawa Barat, serta Dishub untuk bisa mengatasi kemacetan. "Saat ini walaupun kita mempersilakan bus, notabennya antreannya di arteri berkurang, tapi tetap penjagaan anggota kami lakukan," tegas dia.
Sementara nanti, Silverster Aryan Widodo selaku Ketua Tim Jasa Marga mengatakan, perbaikan nanti akan ditargetkan selesai pada akhir Maret ini. "Sekarang progresnya sudah mencapai 40 persen dan kemarin sore dirapatkan di Bina Marga oleh para ahli, komite keselamatan jalan terowongan dan jembatan hingga disimpulkan bahwa jalan Jembatan Cisomang sudah layak untuk dilewati," kata dia.
Sehari sebelum dibuka lagi kata dia, telah dihitung secara struktural dan dimungkinkan bus untuk lewat. "Sementara untuk bus dulu. Kemudian di April, semua kendaraan bisa lewat," tukas dia. (elf/JPG)