← Beranda

Unik, Kemenag Luncurkan Alquran dan Terjemahan Bahasa Banjar

Imam SolehudinSelasa, 27 Februari 2018 | 01.24 WIB
Menteri Agama, Lukman Hakim Syaifuddin

JawaPos.com - Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin meluncurkan Alquran dan terjemahannya dalam versi digital. Uniknya, terjemahan ini dibuat dalam bahasa Banjar.


Peluncuran aplikasi tersebut berlangsung di Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.


Kemenag diketahui telah menerjemahkan Alquran ke berbagai bahasa daerah, dan bahasa Banjar menjadi yang ke-12.


Bahkan sebenarnya, versi cetak dari Alquran dan terjemahan bahasa Banjar telah diresmikan pada 20 Desember 2017 di Jakarta.


"Meski demikian, Alquran dan terjemahnya dalam Bahasa Banjar versi aplikasi digital, merupakan pertama dan satu-satunya," ujar Lukman di Banjarmasin, Senin (26/2).


Untuk tahun ini, lanjut Lukman, ada tiga bahasa daerah terjemahan Alquran yang akan diluncurkan diantaranya Bahasa Bugis, Palembang, dan Bahasa Sunda.


Lukman menjelaskan hal ini menjadi ikhtiar bersama agar kualitas kehidupan keagamaan dan kualitas pendidikan, khususnya masyarakat muslim Banjar dapat semakin baik.


"Kerja sama yang baik antara Balitbang Kemenag dengan UIN Antasari akhirnya, mampu melahirkan versi digital Alquran dan Terjemahannya dalam Bahasa Banjar. Kami mengapresiasi kerja keras ini," ungkap Lukman.


Sementara Rektor UIN Antasari, Mujiburrahman, Alquran versi digital ini lahir karena antusias dan desakan masyarakat.


Perlu diketahui 99,5 persen masyarakat Banjar beragama muslim. Dengan dorongan kepada UIN Antasari maka Alquran dengan terjemahan bahasa Banjar dapat terwujud.


“Aplikasi ini bisa diakses publik secara mudah dan gratis. Alhamdulillah, Pak Menteri mendukung dan Balitbang membantu," pungkasnya.

EDITOR: Imam Solehudin