← Beranda

7 Cara Memperbanyak Lavender dari Stek agar Cepat Tumbuh dan Beraroma Lebih Harum

Nurul FitriyahSenin, 2 Juni 2025 | 17.45 WIB
Ilustrasi lavender. (Freepik)

JawaPos.com – Memperbanyak lavender dari stek batang menjadi cara praktis menanam kembali tanaman berbunga wangi ini secara alami tanpa biaya tambahan.

Memperbanyak lavender adalah proses menumbuhkan tanaman baru dari bagian tanaman lama, biasanya melalui stek batang.

Menurut Shelby Vittek, penulis dan praktisi perbanyakan tanaman hias dari New Jersey, teknik stek batang pada lavender menghasilkan pertumbuhan akar yang lebih cepat dibanding metode lainnya.

Mengetahui cara memperbanyak lavender bermanfaat untuk memperluas area tanam, menjaga kualitas tanaman, serta memperpanjang siklus berbunga secara alami.

Berikut 7 cara memperbanyak lavender dari stek agar cepat tumbuh dan beraroma lebih harum dilansir dari laman Thespruce, Senin (2/6):

1. Waktu Stek yang Ideal

Stek lavender sebaiknya diambil antara bulan Juni hingga September saat tanaman sedang aktif tumbuh. Musim panas memberikan suhu optimal yang mendukung pembentukan akar secara alami.

Kayu lunak yang masih hijau akan lebih cepat berakar dibanding kayu keras yang lebih tua. Stek di luar musim tumbuh membutuhkan waktu lebih lama dan tingkat keberhasilannya lebih rendah.

2. Pemilihan Batang Terbaik

Pilih batang yang sehat, tegak, tidak berbunga, dan bebas dari hama serta penyakit. Batang berbunga mengalihkan energi dari pembentukan akar ke proses pembentukan bunga.

Kayu lunak berwarna hijau pucat menunjukkan pertumbuhan baru yang lebih responsif terhadap perakaran. Bagian batang bertransisi dari kayu keras ke lunak memiliki kekuatan dan fleksibilitas yang seimbang.

3. Proses Pemotongan Stek

Gunakan pisau atau gunting tajam dan bersih untuk mengambil batang sepanjang 8 hingga 10 cm. Potong tepat di bawah simpul daun untuk meningkatkan peluang pertumbuhan akar.

Ambil beberapa batang sekaligus sebagai cadangan apabila ada stek yang gagal tumbuh. Hindari menyentuh ujung potongan dengan tangan untuk mencegah kontaminasi.

4. Pembersihan Daun Bawah

Buang semua daun pada 5 cm bagian bawah batang agar tidak membusuk dalam media tanam. Daun yang tertanam di bawah tanah tidak akan berfotosintesis dan justru memicu pembusukan.

Pembersihan ini memberi ruang bagi akar baru untuk tumbuh dengan leluasa. Langkah ini juga mengurangi kelembaban berlebih di sekitar pangkal batang.

5. Penanaman dalam Pot Kecil

Gunakan pot kecil berisi media tanam berpori seperti campuran tanah dan pasir halus. Buat lubang tanam menggunakan jari atau pensil sebelum memasukkan batang stek.

Padatkan tanah secara perlahan di sekitar batang agar tetap berdiri stabil. Tempatkan pot di lokasi teduh dengan pencahayaan tidak langsung.

6. Pemanfaatan Hormon Perakaran

Celupkan bagian bawah stek ke dalam rooting hormone sebelum ditanam untuk mempercepat pembentukan akar. Rooting hormone meniru auksin alami yang merangsang pertumbuhan akar secara efektif.

Produk ini tersedia dalam bentuk bubuk, cair, atau gel dan dapat ditemukan di toko pertanian. Langkah ini tidak wajib, tetapi sangat disarankan untuk hasil yang lebih cepat dan kuat.

7. Perawatan Selama Pertumbuhan

Sirami secukupnya agar tanah tetap lembab tanpa menjadi becek. Periksa stek setiap 3–4 hari dan pastikan tidak layu atau membusuk.

Setelah 2 hingga 4 minggu, akar akan mulai terbentuk dan batang terasa lebih kokoh saat ditarik perlahan. Stek yang berhasil dapat dipindahkan ke pot yang lebih besar atau ditanam langsung di kebun.

Memperbanyak lavender dari stek merupakan metode alami yang hemat biaya serta efektif untuk menghasilkan tanaman baru dengan aroma dan keindahan yang sama seperti tanaman induknya. (*)

EDITOR: Siti Nur Qasanah