← Beranda

Jadwal Imsak dan Buka Puasa 13 Ramadhan untuk Wilayah Samarinda, Selasa 3 Maret 2026

Lania MonicaSelasa, 3 Maret 2026 | 06.05 WIB
Ilustrasi Jadwal Imsak dan Buka Puasa 13 Ramadhan untuk Wilayah Samarinda (freepik)


JawaPos.com - Umat Muslim di wilayah Samarinda kembali menjalankan ibadah puasa Ramadhan pada Selasa, 3 Maret 2026 yang bertepatan dengan 13 Ramadhan 1447 Hijriah. Bulan Ramadhan merupakan waktu yang sangat dinantikan oleh umat Islam di seluruh dunia karena menjadi momentum untuk meningkatkan ibadah, memperbanyak amal kebaikan, serta memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Agar ibadah puasa dapat dijalankan dengan baik dan tepat waktu, umat Muslim perlu mengetahui jadwal imsakiyah yang menjadi pedoman selama Ramadhan. Jadwal imsak dan waktu sholat berikut dilansir dari laman resmi Bimas Islam milik Kementerian Agama Republik Indonesia yang setiap tahunnya menjadi rujukan masyarakat dalam menentukan waktu ibadah.

Imsak: 04.55 WITA

Subuh: 05.05 WITA

Terbit: 06.17 WITA

Dhuha: 06.44 WITA

Zuhur: 12.27 WITA

Asar: 15.37 WITA

Maghrib (Buka Puasa): 18.30 WITA

Isya: 19.39 WITA

Waktu imsak menjadi penanda bahwa waktu sahur hampir berakhir. Setelah masuk waktu Subuh, umat Muslim mulai menahan diri dari makan, minum, serta hal-hal yang membatalkan puasa hingga tiba waktu Maghrib sebagai waktu berbuka puasa. Dengan mengetahui jadwal ini, masyarakat dapat mengatur waktu sahur, berbuka, serta menjalankan sholat wajib tepat pada waktunya.

Puasa Ramadhan merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh setiap Muslim yang telah memenuhi syarat. Perintah tersebut dijelaskan dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 183:

“Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

Ayat ini menjelaskan bahwa puasa tidak hanya sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi sarana untuk melatih ketakwaan. Melalui ibadah puasa, seorang Muslim diajarkan untuk mengendalikan hawa nafsu, memperbaiki akhlak, serta meningkatkan kedekatan dengan Allah SWT.

Selain sebagai kewajiban, puasa Ramadhan juga memiliki banyak keutamaan. Rasulullah SAW dalam hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim bersabda:

“Barang siapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”

Hadis tersebut menunjukkan bahwa puasa yang dilakukan dengan penuh keimanan dan keikhlasan dapat menjadi jalan untuk mendapatkan ampunan dari Allah SWT. Oleh sebab itu, umat Muslim dianjurkan untuk menjalankan ibadah puasa dengan sungguh-sungguh serta menjaga diri dari perbuatan yang dapat mengurangi pahala puasa.

Dalam hadis lainnya, Rasulullah SAW juga menjelaskan bahwa orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan, yakni kebahagiaan ketika berbuka puasa dan kebahagiaan ketika bertemu dengan Tuhannya kelak.

 

EDITOR: Novia Tri Astuti