JawaPos.com - Umat Muslim di wilayah Surabaya kembali menjalankan ibadah puasa pada hari ke-13 Ramadhan 1447 Hijriah yang bertepatan dengan Selasa, 3 Maret 2026. Bulan suci Ramadhan merupakan momen yang sangat dinantikan oleh umat Islam karena menjadi waktu terbaik untuk meningkatkan keimanan, memperbanyak ibadah, serta memperbaiki diri.
Selama bulan Ramadhan, umat Muslim diwajibkan menahan diri dari makan, minum, serta hal-hal yang dapat membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari. Agar ibadah puasa dapat dijalankan dengan tepat waktu, masyarakat perlu mengetahui jadwal imsakiyah sebagai pedoman sahur, waktu sholat, serta waktu berbuka puasa. Berikut jadwal imsak dan buka puasa untuk wilayah Surabaya yang dilansir dari laman Bimas Islam milik Kementerian Agama Republik Indonesia.
Imsak: 04.08 WIB
Subuh: 04.18 WIB
Terbit: 05.31 WIB
Dhuha: 05.58 WIB
Zuhur: 11.45 WIB
Asar: 14.46 WIB
Maghrib (Buka Puasa): 17.51 WIB
Isya: 19.00 WIB
Jadwal tersebut menjadi panduan penting bagi umat Muslim di Surabaya untuk menentukan batas waktu sahur serta waktu berbuka puasa. Dengan mengetahui jadwal yang tepat, ibadah puasa dapat dijalankan secara lebih disiplin dan sesuai dengan ketentuan syariat Islam.
Kewajiban menjalankan puasa di bulan Ramadhan telah dijelaskan dalam Al-Qur’an. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 183:
“Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”
Ayat ini menegaskan bahwa tujuan utama dari puasa adalah untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Melalui puasa, umat Muslim dilatih untuk menahan hawa nafsu, menjaga ucapan, serta memperbaiki perilaku agar menjadi pribadi yang lebih baik.
Selain sebagai kewajiban, puasa juga menjadi sarana pembelajaran spiritual yang mengajarkan kesabaran, keikhlasan, serta empati terhadap sesama, khususnya kepada mereka yang kurang mampu.
Keutamaan puasa Ramadhan juga dijelaskan dalam berbagai hadis Nabi Muhammad SAW. Salah satunya diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim:
“Barang siapa berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
Hadis tersebut menunjukkan bahwa puasa tidak hanya sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga memiliki nilai pahala yang sangat besar. Setiap Muslim yang menjalankan puasa dengan penuh keimanan dan keikhlasan akan mendapatkan ampunan dari Allah SWT.
Dalam hadis lainnya, Rasulullah SAW juga menjelaskan bahwa puasa adalah ibadah yang memiliki keistimewaan tersendiri di sisi Allah, karena balasan pahala bagi orang yang berpuasa akan diberikan langsung oleh-Nya.