JawaPos.com - Memasuki hari kedelapan Ramadhan 1447 Hijriah, umat Muslim di Kota Makassar terus menapaki bulan suci dengan penuh semangat dan ketekunan.
Di tengah aktivitas masyarakat pesisir yang dinamis, Ramadhan menjadi momen untuk memperkuat nilai-nilai spiritual, mempererat silaturahmi, serta memperbanyak amal kebajikan.
Setiap hari di bulan suci adalah kesempatan untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah.
Agar pelaksanaan puasa dan sholat lima waktu berjalan tepat sesuai tuntunan, umat Islam dianjurkan mengikuti jadwal imsakiyah resmi yang dilansir dari laman Bimas Islam Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai pedoman waktu ibadah di seluruh Indonesia.
Imsak: 04.43 WITA
Subuh: 04.53 WITA
Terbit: 06.05 WITA
Dhuha: 06.33 WITA
Zuhur: 12.19 WITA
Asar: 15.26 WITA
Maghrib (Buka Puasa): 18.25 WITA
Isya: 19.34 WITA
Keutamaan Puasa dalam Al-Qur’an
Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 185:
“Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda antara yang benar dan yang batil.”
Ayat ini mengingatkan bahwa Ramadhan adalah bulan Al-Qur’an. Selain menjalankan puasa, umat Islam dianjurkan memperbanyak tilawah dan memahami makna ayat-ayat suci agar kehidupan semakin terarah sesuai petunjuk Allah SWT.
Hadis tentang Keistimewaan Puasa
Rasulullah SAW bersabda:
“Puasa adalah perisai. Maka apabila salah seorang di antara kalian berpuasa, janganlah ia berkata kotor dan jangan berbuat keji.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis ini menegaskan bahwa puasa berfungsi sebagai pelindung diri dari perilaku buruk. Menahan emosi, menjaga lisan, dan mengendalikan hawa nafsu adalah bagian dari kesempurnaan ibadah puasa.
Dalam hadis qudsi juga disebutkan:
“Setiap amal anak Adam adalah untuknya, kecuali puasa. Puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya.” (HR. Muslim)
Keistimewaan ini menunjukkan bahwa puasa memiliki nilai yang sangat tinggi di sisi Allah SWT karena berkaitan erat dengan keikhlasan.