JawaPos.com - Memasuki hari kedelapan Ramadhan 1447 Hijriah, umat Muslim di Kota Madiun terus menapaki hari-hari penuh keberkahan dengan semangat ibadah yang terjaga.
Setelah melewati pekan pertama, fase ini menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat komitmen spiritual.
Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum untuk memperbaiki diri, memperhalus akhlak, serta meningkatkan kualitas hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia.
Agar pelaksanaan puasa dan sholat lima waktu berjalan tertib dan tepat waktu, umat Islam dianjurkan mengacu pada jadwal imsakiyah resmi.
Berikut jadwal imsakiyah Kota Madiun yang dilansir dari laman Bimas Islam Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai pedoman waktu ibadah selama Ramadhan.
Imsak: 04.13 WIB
Subuh: 04.23 WIB
Terbit: 05.36 WIB
Dhuha: 06.03 WIB
Zuhur: 11.50 WIB
Asar: 14.54 WIB
Maghrib (Buka Puasa): 17.58 WIB
Isya: 19.08 WIB
Dalil Al-Qur’an dan Hadis tentang Puasa
1. Puasa sebagai Sarana Mendekatkan Diri kepada Allah
Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 186:
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan doa orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku.”
Ayat ini berada dalam rangkaian ayat-ayat tentang puasa Ramadhan. Hal ini menunjukkan bahwa Ramadhan adalah waktu yang sangat dekat dengan doa dan pengabulan. Puasa mengajarkan kerendahan hati dan ketergantungan penuh kepada Allah SWT.
2. Pahala Puasa yang Tidak Terbatas
Rasulullah SAW bersabda dalam hadis qudsi:
“Setiap amal anak Adam dilipatgandakan pahalanya, satu kebaikan sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat. Allah berfirman: ‘Kecuali puasa, karena puasa itu untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya.’” (HR. Muslim)
Keistimewaan puasa terletak pada keikhlasan. Ibadah ini tidak terlihat secara kasat mata, sehingga menjadi cerminan ketulusan hati seorang hamba dalam menaati perintah Allah SWT.
3. Ramadhan sebagai Bulan Kesabaran
Rasulullah SAW juga bersabda:
“Puasa adalah setengah dari kesabaran.” (HR. Tirmidzi)
Puasa melatih kesabaran dalam berbagai aspek—menahan lapar, mengendalikan emosi, serta menjaga ucapan. Kesabaran inilah yang menjadi bekal utama dalam menjalani kehidupan sehari-hari.