JawaPos.com - Memasuki hari ketujuh Ramadhan 1447 Hijriah, umat Muslim di Kota Semarang semakin menguatkan komitmen untuk menjaga kualitas ibadah.
Ramadhan bukan hanya rutinitas tahunan, tetapi bulan pendidikan spiritual yang melatih kesabaran, kedisiplinan, serta kepedulian sosial.
Agar ibadah puasa berjalan optimal, penting bagi masyarakat untuk berpedoman pada jadwal imsakiyah resmi.
Jadwal ini menjadi acuan waktu sahur, batas imsak, pelaksanaan sholat lima waktu, hingga waktu berbuka puasa. Informasi berikut dilansir dari laman Bimas Islam Kementerian Agama Republik Indonesia:
Imsak: 04.17 WIB
Subuh: 04.27 WIB
Terbit: 05.40 WIB
Dhuha: 06.08 WIB
Zuhur: 11.55 WIB
Asar: 15.00 WIB
Maghrib (Buka Puasa): 18.02 WIB
Isya: 19.12 WIB
Keutamaan Puasa Ramadhan dalam Al-Qur’an dan Hadis
1. Puasa sebagai Jalan Menuju Takwa
Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 183:
“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”
Puasa bertujuan membentuk pribadi yang bertakwa. Ketakwaan bukan hanya terlihat dalam ibadah ritual, tetapi juga dalam sikap sehari-hari—menjaga kejujuran, menahan amarah, serta memperbanyak amal kebajikan.
2. Puasa Mendatangkan Ampunan dan Rahmat
Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis ini memberikan kabar gembira bahwa Ramadhan adalah bulan pengampunan. Setiap ibadah yang dilakukan dengan penuh keyakinan dan keikhlasan akan menjadi sebab turunnya rahmat Allah SWT.
3. Doa Orang Berpuasa Tidak Tertolak
Dalam hadis lain Rasulullah SAW bersabda:
“Ada tiga doa yang tidak tertolak: doa orang yang berpuasa hingga ia berbuka, doa pemimpin yang adil, dan doa orang yang terzalimi.” (HR. Tirmidzi)
Momentum menjelang berbuka puasa menjadi waktu yang sangat mustajab untuk berdoa. Karena itu, umat Muslim dianjurkan memperbanyak doa dan istighfar saat menanti waktu Maghrib.