← Beranda

Jadwal Imsakiyah Kota Balikpapan Jumat 20 Februari 2026: Lengkap Dengan Waktu Buka Puasa dan Salat

Lania MonicaJumat, 20 Februari 2026 | 07.45 WIB
Ilustrasi jadwal imsakiyah. (Freepik)

JawaPos.com - Hari kedua Ramadan 1447 Hijriah menjadi kesempatan berharga bagi umat Muslim di Kota Balikpapan untuk semakin meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat keimanan. Ramadan bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum untuk memperbaiki diri, memperbanyak amal saleh, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.

Mengetahui jadwal imsakiyah menjadi hal yang sangat penting agar seluruh rangkaian ibadah, mulai dari sahur hingga berbuka puasa, dapat dilakukan tepat waktu. Dengan berpedoman pada jadwal resmi, umat Islam dapat menjalani hari-hari Ramadan dengan lebih tertib, disiplin, dan penuh kekhusyukan.

Dilansir dari laman Bimas Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, berikut jadwal imsakiyah untuk wilayah Kota Balikpapan pada Jumat, 20 Februari 2026 bertepatan dengan 2 Ramadan 1447 H.

Imsak: 04.56 WITA

Subuh: 05.06 WITA

Terbit: 06.19 WITA

Duha: 06.46 WITA

Zuhur: 12.30 WITA

Asar: 15.45 WITA

Magrib (Buka Puasa): 18.34 WITA

Isya’: 19.43 WITA

Puasa Ramadan merupakan kewajiban yang memiliki tujuan besar dalam membentuk pribadi yang bertakwa. Allah SWT berfirman:

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”
(QS. Al-Baqarah: 183)

Ayat ini menegaskan bahwa puasa bukan sekadar ibadah fisik, melainkan sarana pendidikan jiwa. Dengan berpuasa, seorang Muslim belajar mengendalikan diri, menjaga ucapan, serta meningkatkan kesadaran spiritual dalam setiap aktivitas.

Rasulullah SAW menjelaskan bahwa puasa memiliki nilai yang sangat istimewa di sisi Allah SWT. Dalam sebuah hadis qudsi disebutkan:

“Puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Keistimewaan ini menunjukkan bahwa pahala puasa tidak terhingga dan menjadi bentuk ibadah yang sangat dimuliakan.

Dalam hadis lain Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa tidak meninggalkan perkataan dusta dan perbuatan buruk, maka Allah tidak butuh ia meninggalkan makan dan minumnya.”
(HR. Bukhari)

Hadis ini mengingatkan bahwa puasa harus disertai dengan menjaga akhlak dan perilaku, sehingga menghasilkan perubahan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

 

EDITOR: Setyo Adi Nugroho