JawaPos.com – Bulan Ramadhan adalah waktu yang sangat dinantikan oleh umat Islam di seluruh dunia, karena bulan ini dipenuhi dengan berkah dan pengampunan.
Selama bulan suci ini, umat Islam berlomba-lomba untuk melaksanakan berbagai amalan ibadah demi meraih keutamaan dan keberkahan yang ada di dalamnya.
Menurut laman Antara, sholat tarawih merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan selama bulan Ramadhan.
Sholat tarawih menjadi salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT serta memperoleh keberkahan dan ampunan-Nya di bulan yang penuh rahmat ini.
Sholat tarawih dilaksanakan pada malam hari setelah sholat Isya. Sebaiknya, sholat ini dilakukan secara berjamaah di masjid. Jika ada halangan, pelaksanaannya juga bisa dilakukan secara individu (munfarid) atau bersama keluarga di rumah.
Bagi umat Islam yang ingin melaksanakan sholat tarawih di rumah, penting untuk memahami niat dan tata cara pelaksanaannya agar sesuai dengan tuntunan syariat.
Berikut adalah bacaan niat dan tata cara sholat tarawih yang dapat dilakukan sendiri di rumah.
Bacaan Niat Sholat Tarawih Sendiri (Munfarid)
Bagi yang melaksanakan sholat tarawih sendiri atau secara munfarid, berikut adalah bacaan niat yang dapat diucapkan dalam hati sebelum memulai sholat:
"Ushalli sunnatat Tarawihi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adza’an lillahi ta‘ala."
Artinya:
"Saya berniat melaksanakan sholat sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah Ta'ala."
Mengucapkan niat sebelum sholat sangat penting untuk memastikan ibadah yang dilakukan sesuai dengan tujuannya. Dengan niat yang tulus, sholat tarawih yang dilakukan secara sendiri tetap bernilai ibadah dan mendapatkan pahala dari Allah SWT.
Tata Cara Sholat Tarawih di Rumah
Sholat tarawih dapat dikerjakan di rumah dengan cara yang sama seperti di masjid. Umumnya dilakukan dua rakaat satu salam. Berikut langkah-langkahnya:
- Niat Sholat Tarawih
Sebelum memulai sholat, niat harus diucapkan dalam hati sesuai dengan peran kita, apakah sebagai imam, makmum, atau sholat sendiri.
- Takbiratul Ihram
Setelah berniat, angkat tangan sejajar dengan telinga atau bahu sambil mengucapkan "Allahu Akbar." Setelah itu, dianjurkan membaca doa iftitah sebagai amalan sunnah.
- Membaca Surah Al-Fatihah dan Surah Pendek
Selanjutnya, bacalah Surah Al-Fatihah, diikuti dengan salah satu surah pendek seperti Al-Ikhlas, Al-Falaq, atau An-Nas. Jika ingin membaca surah yang lebih panjang, hal tersebut juga diperbolehkan.
- Rukuk, I’tidal, Sujud, dan Duduk di Antara Dua Sujud
Lakukan gerakan sholat seperti pada sholat wajib, mulai dari rukuk, i’tidal, sujud pertama, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua.
- Rakaat Kedua dan Salam
Setelah sujud kedua, berdiri kembali untuk mengerjakan rakaat kedua. Bacaan dan gerakan tetap sama seperti rakaat pertama. Setelah membaca tahiyat akhir, akhiri sholat dengan salam.
- Melanjutkan Hingga 8 atau 20 Rakaat
Sholat tarawih bisa dilakukan sebanyak 8 atau 20 rakaat, dengan setiap dua rakaat diakhiri salam.
- Sholat Witir sebagai penutup
Setelah selesai tarawih, disunnahkan untuk mengerjakan sholat witir. Sholat ini bisa dilakukan dengan jumlah ganjil, seperti 1 rakaat, 3 rakaat, atau lebih sesuai dengan kebiasaan masing-masing.
Jumlah Rakaat Sholat Tarawih
Terdapat dua pendapat mengenai jumlah rakaat sholat tarawih, yaitu:
- 8 Rakaat Tarawih + 3 Rakaat Witir
Sebagian ulama berpendapat bahwa Rasulullah SAW biasa mengerjakan sholat tarawih sebanyak 8 rakaat, lalu ditutup dengan sholat witir sebanyak 3 rakaat. Dengan demikian, total sholat tarawih menjadi 11 rakaat.
- 20 Rakaat Tarawih + 3 Rakaat Witir
Mayoritas umat Islam, terutama di Indonesia, melaksanakan sholat tarawih sebanyak 20 rakaat, kemudian ditutup dengan sholat witir 3 rakaat, sehingga totalnya menjadi 23 rakaat.
Baik 8 maupun 20 rakaat, keduanya sah dan memiliki dasar dalil masing-masing. Oleh karena itu, jumlah rakaat bisa disesuaikan dengan kemampuan masing-masing individu.
Dengan memahami niat serta tata cara yang benar, sholat tarawih di rumah tetap bisa dilakukan dengan khusyuk dan bernilai pahala besar.