← Beranda

Ketahui Bahaya Mengonsumsi Makanan Secara Berlebihan Saat Berbuka Puasa, Begini Penjelasannya

Ajilan Fauza FathayanieSelasa, 19 Maret 2024 | 20.35 WIB
Ilustrasi mengonsumsi makanan secara berlebihan saat berbuka puasa./freepik/dotshock

JawaPos.com - Puasa adalah praktik agama atau kebiasaan tertentu di mana seseorang menahan diri dari makan dan minum, terutama dari terbit fajar hingga terbenam matahari, sebagai bentuk ibadah atau ketaatan.

Saat berpuasa, tubuh mengalami perubahan, di mana kadar glukosa darah turun dan cadangan energi digunakan sebagai sumber bahan bakar, membuat orang menjadi lapar dan haus.

Ketika waktu berbuka puasa tiba, orang cenderung merasa sangat lapar dan haus, yang dapat mengakibatkan mereka cenderung mengonsumsi makanan secara berlebihan.

Hal ini disebabkan oleh dorongan alami untuk mengisi ulang cadangan energi yang terkuras selama puasa, serta keinginan untuk segera memuaskan rasa lapar dan haus yang dirasakan sepanjang hari.

Namun, mengonsumsi makanan secara berlebihan saat berbuka puasa memiliki risiko dan bahaya tertentu bagi kesehatan, yang perlu dipertimbangkan dengan serius.

Oleh karena itu, penting untuk menyadari bahaya mengonsumsi makanan secara berlebihan saat berbuka puasa dan mengambil langkah-langkah untuk menjaga kesehatan dan keseimbangan nutrisi selama bulan Ramadhan.

Dilansir dari Hamad Medical Corporation pada Selasa (19/3), mengonsumsi jumlah makanan dalam porsi yang besar atau asupan makanan yang tidak seimbang saat berbuka puasa dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan pada tubuh Anda.

Hal ini dapat mengakibatkan masalah pada pencernaan Anda, seperti gangguan lambung dan gangguan usus yang dapat memperburuk kondisi kesehatan Anda.

Orang dapat mengalami masalah kesehatan, khususnya masalah pada pencernaan selama Ramadhan karena mereka cenderung mengonsumsi makanan melebihi level kenyang pada saat berbuka puasa.

Sebagai hasilnya, mereka akan mengalami berbagai masalah pencernaan, contohnya seperti sembeliit, dan lain-lain.

Hal ini juga dapat menyebabkan penambahan berat badan hingga terjadinya obesitas, bahkan dalam kasus yang parah juga dapat menyebabkan komplikasi, seperti diabetes melitus dan penyakit jantung.

Selain menimbulkan berbagai masalah pada kesehatan, mengonsumsi makanan secara berlebihan saat berbuka puasa juga bertentangan dengan tujuan puasa itu sendiri.

Sebagian dari manfaat berpuasa adalah membantu Anda untuk mengembangkan gaya hidup yang lebih sehat dan memperkuat hubungan komunitas dengan meningkatkan rasa belas kasihan pada orang-orang yang tidak beruntung.

Salah satu penyakit paling umum yang terjadi akibat mengonsumsi makanan secara berlebihan di bulan Ramadhan adalah nyeri perut.

Ini terjadi ketika Anda mengonsumsi makanan dengan sangat cepat saat setelah adzan Maghrib tiba.

Jumlah karbohidrat yang tinggi dalam makanan dapat membuat Anda merasa kembung, dimana kembung inilah yang paling sering menyebabkan nyeri perut.

Cara terbaik untuk mencegah penyakit seperti ini adalah merencanakan menu berbuka puasa sebelumnya dan memastikan bahwa makanan tersebut ringan untuk dikonsumsi dan perlunya penambahan cairan untuk menjaga hidrasi dan energi Anda.

Adapun rekomendasi asupan makanan untuk menghindari berbagai penyakit yang selama Ramadhan yakni sebagai berikut:

● Jangan lewatkan sahur (makanan sebelum fajar) karena hal ini dapat menyebabkan Anda mudah dehidrasi dan kelelahan.

● Minumlah air sebanyak mungkin antara waktu berbuka puasa dan waktu tidur.

● Hindari makanan yang mengandung garam saat berbuka puasa dan sahur.

● Hindari minuman yang mengandung kafein seperti cola, kopi, atau teh.

● Usahakan untuk tidak mengonsumsi makanan berlemak, yang mana makanan tersehut menyebabkan gangguan gastrointestinal.

● Hindari karbohidrat olahan dan gula (misalnya roti, nasi putih, permen, dan kue kering) yang dapat menyebabkan lonjakan gula darah, sehingga dapar mengakibatkan penambahan berat badan.

● Untuk makan sahur, disarankan untuk mengonsumsi protein, minyak, karbohidrat kompleks seperti kacang-kacangan, dan minum setengah cangkir jus segar atau konsumsi buah-buahan.

● Saat berbuka puasa, konsumsilah makanan yang sederhana dan mudah dicerna seperti tiga potong kurma, setengah cangkir jus jeruk atau satu mangkuk sup sayuran.

Makanan-makanan ini dapat membantu tingkat glukosa Anda kembali normal dan membantu Anda mengontrol nafsu makan selama makan utama.

EDITOR: Hanny Suwindari