← Beranda

Sambut Datangnya Ramadan: Keistimewaan Malam Nisfu Sya'ban dan Amalan yang Dikerjakan

Wella Novita AndrianiSabtu, 24 Februari 2024 | 16.42 WIB
Membaca Alqu

JawaPos.com- Memasuki bulan Syaban, banyak orang mulai memperbanyak ibadah, salah satunya dengan menjalankan amalan-amalan Nisfu Syaban. Bulan Syaban adalah momentum terbaik untuk memperbanyak ibadah dan pahala. Hal tersebut karena bulan ini menjadi pertanda bahwa bulan Ramadhan akan segera datang.

Keistimewaan malam nisfu Syaban sendiri berdasarkan pada beberapa hadis. Salah satu yang populer di masyarakat tentang malam nisfu Syaban yaitu hadis dari Mu'adz bin Jabal radhiyallahu 'anhu. Dalam hadis tersebut disebutkan bahwa pada malam nisfu Syaban, Allah SWT akan mendatangi makhluk-Nya dan memberikan ampunan dosa.

Bagi sebagian kalangan, malam nisfu Syaban dianggap sebagai malam yang mulia. Bahkan ada amalan-amalan yang dikhususkan untuk dikerjakan pada malam tersebut.

Malam Nisfu Sya'ban diyakini sebagai malam dimana Allah SWT menentukan nasib umat manusia di tahun yang akan datang. Oleh karena itu, berbagai latihan yang dilakukan pada malam itu dianggap memiliki nilai pahala yang tinggi. Nisfu Sya'ban diterjemahkan ke dalam bahasa Arab sebagai "pertengahan bulan Sya'ban.

Malam Nisfu Sya'ban 2024 atau Malam Nisfu Sya'ban 1445 Hijriah terhitung mulai Sabtu, 24 Februari 2024 sampai dengan malam Minggu, 25 Februari 2024. Sebagai pengingat bagi umat islam untuk memperkokoh kebiasaan dan shalatnya.

Amalan yang dititikberatkan pada pencapaian berbagai keutamaan antara lain shalat malam, dzikir, shalat, pembacaan Al-Qur'an, dan lain-lain. Amalan malam Nisfu Shaban mempunyai keutamaan tersendiri dalam Islam.

Tata Cara Pelaksanaan shalat Nisfu Sya'ban
Sholat Nisfu Sya'ban merupakan shalat yang dikerjakan dua rakaat setelah dilaksanakannya sholat maghrib. Waktunya adalah malam pertengahan bulan Sya'ban. Biasanya orang Indonesia melaksanakannya dengan berjamaah, namun ada juga yang sendiri-sendiri.

Dikutip dari website yatimmandiri.org bahwa sholat ini bukan tanpa sebab, ada keutamaan yang akan didapatkan jika melaksanakannya.

Allah akan mengampuni siapa saja hamba-Nya yang memohon ampun dan bersujud, kecuali orang-orang yang masih memiliki sifat dengki di hatinya. Oleh karena itu, wajib mengetahui tata caranya:
1. Pertama adalah membaca niat sholat Nisfu Sya’ban agar ibadahnya diterima oleh Allah. Niat menjadi salah satu rukun shalat yang harus dikerjakan.
2. Rukun sholat Nisfu Sya'ban tidak berbeda, tetap takbiratul ihram, ruku, i'tidal, sujud dan lain sebagainya. Hanya saja ada beberapa surat khusus yang harus dibaca.
3. Takbiratul ihram, membaca surat Al Fatihah kemudian dilanjutkan dengan membaca Surat Al Kafirun.
4. Ruku, i'tidal, sujud dan duduk diantara dua sujud seperti shalat wajib.
5. Pada rakaat kedua, setelah membaca surat Al Fatihah, dilanjutkan dengan Surat Al-Ikhlas.
6. Ruku i'tidal, sujud dan duduk tahiyat akhir layaknya melaksanakan sholat wajib.
7. Ditutup dengan salam.
8. Setelah sholat selesai, hendaknya membaca surat Yasin semata-mata berniat untuk ibadah dan agar diberikan umur yang panjang.
9. Surat Yasin yang kedua dibaca dengan diniatkan untuk meminta rezeki yang halal.
10. Surat Yasin yang ketiga memohon untuk keteguhan iman dari Allah SWT.
11. Setelah selesai melaksanakan sholat dan membaca Yasin, maka dilanjutkan dengan membaca doa.

Malam Nisfu Sya'ban merupakan momentum terbaik untuk berburu keberkahan, memohon ampunan dan memanjatkan doa. Jadi jangan sampai di sia-siakan dengan tanpa melakukan apapun dan hanya berbaring di rumah.

Sholat Nisfu Sya'ban merupakan shalat yang dikerjakan dua rakaat setelah dilaksanakannya sholat maghrib. Waktunya adalah malam pertengahan bulan Sya'ban.
Biasanya orang Indonesia melaksanakannya dengan berjamaah, namun ada juga yang sendiri-sendiri. Sholat ini bukan tanpa sebab, ada keutamaan yang akan didapatkan jika melaksanakannya. Allah akan mengampuni siapa saja hamba-Nya yang memohon ampun dan bersujud, kecuali orang-orang yang masih memiliki sifat dengki di hatinya.

Niat Sholat Nisfu Sya'ban
Perlu diketahui bahwa sebenarnya sholat Nisfu Sya'ban bisa dilaksanakan di dua hati. Baik itu pagi maupun malam hari. Namun kebiasaan di Indonesia dilaksanakan pada malam hari.

Oleh karena itu, niat sholat Nisfu Sya’ban untuk keduanya jelas berbeda. Berikut untuk yang dilaksanakan pagi hari:

اُ صَلِّىْ سُنَّةً نِصْفُ شَعْبَانَ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَ
Artinya adalah: Aku niat sholat Nisfu Sya’ban dua rakaat karena Allah Ta’ala.

Sedangkan apabila melaksanakannya pada malam hari, maka niat yang dibacakan juga berbeda. Berikut lengkapnya:

اُصَلِّىْ سُنَّةَ لَيْلَةِ نِصْفُ شَعْبَانَ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَ
Artinya adalah: Aku niat sholat pada malam Nisfu Sya’ban dua rakaat karena Allah Ta’ala.

Doa dan Dzikir Setelah Sholat Nisfu Sya'ban
Berdzikir akan membuat diri seorang Muslim tenang dan tercatat pahala. Malam ini seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya yaitu malam pengampunan dosa.

Pada beberapa hadits sudah dijelaskan bahwa Allah benar-benar mengamati setiap hamba-Nya. Oleh karena itu dianjurkan banyak berdoa dan berdzikir. Berikut yang bisa dilakukan:

1. Memperbanyak Doa
Perlu diketahui bahwa ada bacaan doa khusus yang bisa dipanjatkan umat Islam ketika malam Nisfu Sya'ban. Hal ini didasarkan pada hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Al Baihaqi:

اَللَّهُمَّ يَا ذَا الْمَنِّ وَ لا يَمُنُّ عَلَيْكَ يَا ذَا اْلجَلاَلِ وَ اْلاِكْرَامِ ياَ ذَا الطَّوْلِ وَ اْلاِنْعَامِ لاَ اِلهَ اِلاَّ اَنْتَ ظَهْرَ اللاَّجِيْنَ وَجَارَ الْمُسْتَجِيْرِيْنَ وَ اَمَانَ اْلخَائِفِيْنَ . اَللَّهُمَّ اِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنِى عِنْدَكَ فِيْ اُمِّ اْلكِتَابِ شَقِيًّا اَوْ مَحْرُوْمًا اَوْ مَطْرُوْدًا اَوْ مُقْتَرًّا عَلَىَّ فِى الرِّزْقِ فَامْحُ اللَّهُمَّ بِفَضْلِكَ فِيْ اُمِّ اْلكِتَابِ شَقَاوَتِي وَ حِرْمَانِي وَ طَرْدِي وَ اِقْتَارَ رِزْقِي وَ اَثْبِتْنِىْ عِنْدَكَ فِي اُمِّ اْلكِتَابِ سَعِيْدًا مَرْزُوْقًا مُوَفَّقًا لِلْخَيْرَاتِ فَإِنَّكَ قُلْتَ وَ قَوْلُكَ اْلحَقُّ فِى كِتَابِكَ الْمُنْزَلِ عَلَى نَبِيِّكَ الْمُرْسَلِ يَمْحُو اللهُ مَا يَشَاءُ وَ يُثْبِتُ وَ عِنْدَهُ اُمُّ اْلكِتَابِ. اِلهِيْ بِالتَّجَلِّى اْلاَعْظَمِ فِي لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَهْرِ شَعْبَانَ الْمُكَرَّمِ الَّتِيْ يُفْرَقُ فِيْهَا كُلُّ اَمْرٍ حَكِيْمٍ وَ يُبْرَمُ اِصْرِفْ عَنِّيْ مِنَ اْلبَلاَءِ مَا اَعْلَمُ وَ مَا لا اَعْلَمُ وَاَنْتَ عَلاَّمُ اْلغُيُوْبِ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَ صَحْبِهِ وَ سَلَّمَ . اَمِيْنَ

Maksud dari doa di atas adalah sebagian manusia meminta kepada Allah agar terhalang atau tertolak dari sempitnya rezeki, dihapuskan segala kesialan yang sudah tertulis sebelumnya.

Selain itu, juga dihilangkan segala hal yang membuatnya celaka. Terlebih minta dilapangkan rezeki dan ditetapkan keimanan agar selalu berada di sisi Allah SWT. Sebagai umat muslim doa di atas juga meminta keberuntungan, mendapatkan pertolongan dari Allah ketika melaksanakan kebaikan. Jadi, doa di atas sudah cukup lengkap ya. Ada meminta pengampunan, penghapusan segala dosa dan kesialan serta meminta lapangnya rezeki. Jadi perbanyak doa tersebut ketika malam Nisfu Sya'ban tiba.

2. Membaca Dua Kalimat Syahadat
Setelah membaca doa, jangan lupa juga untuk berdzikir sebanyak-banyaknya sebagai bentuk penghambaan kepada Allah. Dianjurkan untuk membaca dua kalimat syahadat yang Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan-Nya. Dua kalimat syahadat mampu membawa manusia pada keyakinan dan ketuhanan yang kental. Sayangnya belum tentu setiap orang mengamalkan atau memperbanyak dua kalimat syahadat ini. Oleh karena itu, malam Nisfu Sya'ban adalah momentum yang benar-benar tepat.

3. Memperbanyak Kalimat Thoyyibah
Kalimat thayyibah adalah kalimat yang baik. Contoh kalimat thayyibah adalah istighfar, kemudian tahmid dan takbir, sholawat nabi dan lain sebagainya.
Ketika momentum nisfu sya'ban ini hendaknya membaca:
– Istighfar 100 kali.
– Sholawat nabi 100 kali.
– Takbir dan tahmid 100 kali.

Keutamaan membaca beberapa kalimat thoyibah di atas adalah:
– Istighfar
Arti dari astaghfirullahal ‘adzim adalah memohon ampun kepada Allah. Manusia memang tempatnya salah dan dosa, baik yang disengaja maupun tidak. Oleh karena itu, diharapkan agar memohon ampun kepada dzat yang berkuasa atas segalanya.
Momentum mohon ampun ini insya Allah akan dikabulkan oleh Allah karena beliau adalah Maha Pemaaf dan Penyayang. Apalagi dibaca sungguh-sungguh di bulan yang penuh berkah.
– Sholawat Nabi
Kedua adalah sholawat Nabi yaitu memohon keberkahan untuk Nabi Muhammad SAW dan keluarga beliau. Barang siapa yang gemar membaca shalawat, maka ia akan dikenal nabi, dan siapapun yang dikenal nabi pasti akan mendapatkan syafaat kelak di akhirat nanti. Syafaat atau pertolongan sangatlah penting, karena pada hari kiamat tidak ada yang bisa membantu kecuali amal baik diri sendiri dan sholawatlah salah satunya. Terlebih sekarang ini adalah umat Nabi Muhammad yang memang hidup di zaman akhir.
– Takbir dan Tahmid
Bacaan takbir adalah Allohu Akbar dan tahmid adalah Alhamdulillah. Dua kalimat ini memang pendek, namun terasa berat diucapkan jika tidak ada niat yang tulus. Hendaknya di malam nisfu sya'ban ini memperbanyak dua bacaan ini. Tujuannya untuk memberikan pengagungan kepada Allah SWT dan memuji-Nya. Selain itu kalimat tahmid juga sering dibacakan sebagai bentuk rasa syukur atas semua nikmat yang diberikan. Apabila berdasarkan ketentuan di atas, maka tidak membutuhkan waktu yang lama untuk menyelesaikan 100 kali bacaan. Bagi siapapun yang sudah memahami bacaan niat sholat nisfu sya’ban, tata cara dan dzikir apa saja yang dibaca, hendaknya benar-benar diamalkan.

Doa setelah shalat Nisfu Sya'ban:

أَللّهُمَّ يَا ذَا الْمَنِّ وَلَا يُمَنُّ عَلَيْهِ، يَا ذَاالْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ، يَا ذَا الطَّوْلِ وَالْإِنْعَامِ، لَآإِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ ظَهْرَالَّلاجِـءِيْنَ، وَجَارَالْمُسْتَجِيْرِيْنَ، وَأمَانَ الْخَاءِفِيْنَ. أَللّٰهُم إِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنِيْ عِنْدَكَ فِيْ أُمِّ الْكِتَابِ شَقِيًّ أَوْمَحْرُوْمًا أَوْمَطْرُوْدًا أَوْمُقَتَّرًا عَلَيَّ فِي الرِّزْقِ فَامْحُ. اللّهُمَّ بِفَضْلِكَ شَقَاوَتِيْ وَحِرْمَانِيْ وَطَرْدِي وَاقْتَارَ رِزْقِيْ وَأَثْبِتْنِيْ عِنْدَكَ فِى أُمِّ الْكِتَابِ سَعِيْدًا مَرْزُوْقًا مُوَفَّقًا لِلْخَيْرَاتِ فَإِنَّكَ قُلْتَ وَقَوْلُكَ الْحَقُّ فِيْ كِتَا بِكَ الْمُنْزَلِ عَلَى لِسَانِ نَبِيِّكَ الْمُرْسَلِ: يَمْحُوْا اللّٰهُ مَا يَشَاءُ وَيُثْبِتُ وَعِنْدَهُ أُمُّ الْكِتَابِ. إِلٰهِي بِالتَّجَلِّيِّ الْأَعْظَامِ فِي لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَهْرِ شَعْبَانَ الْمُكَرَّم الَّتِيْ يُفْرَقُ فِيْهَا كُلُّ أَمْرٍ حَكِيْمٍ وَيُبْرَمُ: أَسْأَلُكَ أَنْ تَكْشِفَ عَنَّا مِنَ الْبَلَاءِ مَا نَعْلَمُ وَمَا لَا نَعْلَمُ وَمَا أَنْتَ بِهِ أَعْلَمُ، إِنَّكَ أَنْتَ الْأَعَزُّ الْإِكْرَمُ. وَصَلَّى اللّٰهُ تَعَالَى عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَّعَلَى آلِهٖ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُلِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Adapun amalan yang dianjurkan oleh para ulama pada malam Nisfu Syaban yang dikutip dari website baznas.go.id adalah:

1. Memperbanyak ibadah sholat sunnah seperti sholat Tahajud dan Witir
Salah satu amalan yang sangat dianjurkan pada malam Nisfu Syaban adalah shalat malam atau tahajud.

Shalat malam merupakan bentuk ibadah yang sangat dianjurkan dalam Islam karena pada saat itu, langit telah sunyi, jiwa lebih tenang, dan lebih mudah untuk berkomunikasi dengan Allah SWT. Melalui shalat malam, seseorang bisa mendekatkan diri pada Allah, memohon ampunan, serta memohon berbagai kebaikan untuk diri sendiri dan umat.

2. Membaca Al-Quran atau membaca Surat Yasin 3 kali
Selain shalat malam, membaca Al-Quran juga merupakan amalan yang sangat dianjurkan pada malam Nisfu Syaban.

Membaca Al-Quran pada malam tersebut diyakini sebagai bentuk mengingat Allah dan memperoleh berbagai keutamaan. Al-Quran merupakan petunjuk bagi umat Islam, dan membacanya dengan penuh kekhusyukan di malam Nisfu Syaban akan memberikan keberkahan dan rahmat dari Allah SWT.

3. Memperbanyak doa dan dzikir terutama shalawat dan istighfar
Dzikir dan doa juga merupakan amalan-amalan yang sangat dianjurkan pada malam Nisfu Syaban. Dengan berdzikir dan berdoa, seseorang dapat memperoleh keberkahan, ampunan, serta berbagai kebaikan dari Allah SWT. Dzikir dan doa juga merupakan bentuk mengingat Allah dan memohon perlindungan serta petunjuk-Nya dalam menjalani hidup.

Dengan melakukan berbagai amalan pada malam Nisfu Syaban, seseorang dapat memperoleh berbagai keutamaan dan rahmat dari Allah SWT. Oleh karena itu, marilah kita manfaatkan malam Nisfu Syaban dengan sebaik-baiknya untuk mendekatkan diri pada Allah dan memperoleh berbagai kebaikan serta keberkahan dalam hidup ini. Wallahu a'lam bishawab.

EDITOR: Mohamad Nur Asikin