JawaPos.com–Warga Muhammadiyah di Kota Surabaya mulai melaksanakan ibadah salat tarawih pada Jumat (1/4) malam. Masjid-masjid sudah mulai menyelenggarakan ibadah salat tarawih.
Salah satunya adalah Masjid Al-Istiqomah di Jalan Petemon 4 Kota Surabaya. Di masjid itu, jamaah mulai memadati saf shalat sejak pukul 19.00 WIB.
Mustofa Muhajirin, takmir Masjid Al-Istiqomah mengatakan, malam ini (1/4) jumlah jamaah tidak terlalu banyak. Sebab banyak warga di sekitar masih ragu dengan ketetapan 1 Ramadan 1443 Hijriah.
”Hari ini (1/4) masih belum banyak. Orang-orang masih bimbang ya. Mungkin besok mulai full,” kata Tofa, sapaan akrab Mustofa Muhajirin, Jumat (1/4).
Pada salat tarawih malam ini, hanya ada 60 orang jamaah yang memadati masjid. Mereka datang dari wilayah Petemon dan sekitarnya. ”Tahun ini saya rasa akan meluber dan penuh karena pemkot sudah memperbolehkan salat dengan kapasitas 100 persen, yang nggak ada jarak gitu ya. Jadi kami buka 2 lantai masjid untuk jamaah,” papar Mustofa Muhajirin.
Ibadah salat tarawih diselenggarakan kurang lebih selama 45 menit sampai 1 jam. Total ada 12 rakaat salat tarawih dan 1 rakaat witir. Mustofa Muhajirin menyebut, warga Muhammadiyah tak ada respons soal menyambut ketentuan salat tarawih tanpa shaf berjarak. Sebab sudah ada aturan yang diyakini masuk akal.
”Sudah ada aturannya. Sudah ada pakemnya. Jadi biasa-biasa saja,” tutur Mustofa Muhajirin.
Hal serupa juga terlihat di Masjid Mahfudz di Jalan Mulyorejo Surabaya. Sebagian besar jamaah sudah memenuhi lantai 1 dan 2 masjid sejak azan isya berkumandang. Mayoritas jamaah diisi anak-anak usia SD. Ada juga keluarga yang datang sebelum azan isya.
Munawar, takmir Masjid Mahfudz mengatakan, jamaah belum terlalu banyak. Sebab, masih hari pertana Ramadan. ”Masih sedikit. Biasanya ada 300-an lebih. Kapasitasnya 300,” kata Munawar.
Sebelum pandemi, jamaah yang datang disebut sangat banyak. Sampai-sampai, harus memasang karpet di lapangan tak jauh dari masjid. ”Hari ini menyenangkan tapi nggak seramai dulu. Kalau dulu di lapangan. Sekarang enggak,” ucap Munawar.