JawaPos.com – Banyak orang mungkin tak paham bahwa kuku jari tangan dapat memberi tanda-tanda mengenai kondisi tubuh seseorang.
Dilansir dari Cleveland Clinic, kuku adalah bagian dari sistem integumen, atau lapisan luar tubuh, yang juga mencakup kulit, rambut, dan kelenjar-kelenjar.
Sistem integumen berfungsi untuk melindungi tubuh dari segala bakteri, infeksi, cedera, sinar matahari, dan bahaya yang diakibatkan dari luar tubuh.
Selain itu, sistem integumen juga dapat membantu mengatur suhu tubuh dan memungkinkan untuk merasakan sensasi kulit seperti panas dan dingin.
Dikutip dari National Library of Medicine (NLM), berbagai hal dapat memengaruhi kondisi kuku, termasuk beberapa penyakit, perawatan kuku seperti manicure dengan gel, dehidrasi, proses penuaan, dan masalah nutrisi.
Kekurangan vitamin dan mineral biasanya memengaruhi kuku, karena kuku terbuat dari keratin, sehingga membutuhkan nutrisi untuk memproduksinya.
Selain itu, kuku jari tangan dan kaki juga membutuhkan lemak sehat dari makanan untuk menjaga kuku tetap kuat dan lembab.
Dilansir dari Livestrong, berikut tanda-tanda kekurangan vitamin yang dapat diwaspadai melalui perubahan kuku
1. Perubahan Warna Kuku
Kekurangan vitamin B12 ternyata bisa memengaruhi warna kuku menjadi kebiruan atau abu-abu kecokelatan dalam pigmentasinya.
Vitamin B12 adalah vitamin penting yang membantu menjaga kesehatan sel dalam tubuh dan berperan dalam pembentukan DNA.
Makanan yang kaya vitamin B12 dapat ditemukan pada daging sapi, produk-produk laut, dan produk susu. Vitamin ini juga dapat diperoleh melalui beberapa makanan seperti sereal dan ragi.
2. Garis atau Coretan Putih
Bintik-bintik putih pada kuku kemungkinan disebabkan oleh faktor eksternal, seperti menggigit kuku, manikur yang kasar atau reaksi terhadap cat kuku, sedangkan garis-garis putih atau garis-garis putih mungkin disebabkan oleh kekurangan vitamin.
Garis putih mungkin disebabkan oleh kekurangan vitamin zinc, kalsium, atau vitamin B-kompleks. Makanan kaya zinc ada pada daging sapi, kalkun, serta tahu, lentil, dan buncis.
Produk susu merupakan sumber kalsium yang paling terkenal, tetapi kacang-kacangan dan biji-bijian juga merupakan sumber yang baik. Sedangkan produk makanan yang kaya akan vitamin B antara lain salmon, bayam, beras merah, dan lentil.
Kuku yang berwarna putih bisa jadi disebabkan oleh kekurangan selenium, Makanan kaya selenium terdapat pada kacang-kacangan dan biji-bijian serta berbagai jenis makanan laut dan daging seperti ayam, kalkun.
3. Hangnails
Hangnails (kulit kering dan pecah di sekitar kuku) dapat disebabkan oleh kekurangan vitamin C dan asam folat. Kekurangan nutrisi ini dapat menyebabkan kerusakan integritas kuku, yang kemudian meningkatkan kemunculan dari hangnails.
Makanan yang kaya vitamin C meliputi berbagai buah dan sayuran, seperti paprika merah, kiwi, stroberi, brokoli, dan guava. Sementara itu, buah dan sayuran juga merupakan sumber terbaik asam folat atau folat.
4. Kuku Rapuh atau Retak
Kekurangan beberapa vitamin dan mineral dapat menyebabkan kuku menjadi rapuh atau retak. Termasuk di antaranya adalah zat besi, biotin dan kalsium.
Salah satu tanda kekurangan zat besi yang terlihat adalah kuku yang kering atau rapuh. Jika itu yang terjadi, coba konsumsi lebih banyak makanan tinggi zat besi, seperti bayam, kacang merah, atau sereal.
Kuku yang rapuh dapat menjadi tanda kekurangan biotin. Namun hal tersebut jarang terjadi. Faktanya, ada banyak makanan yang kaya akan biotin seperti kuning telur, salmon, dan ubi jalar.
Kadar kalsium yang rendah juga dapat menyebabkan kuku kering dan rapuh. Nutrisi ini dapat ditemukan pada produk susu, ikan sarden, kacang-kacangan dan biji-bijian.
5. Garis atau Lekukan Horizontal
Lekukan horizontal atau garis pada permukaan kuku dapat terjadi karena kekurangan vitamin zinc. Konsumsi makanan seperti tiram, daging sapi atau tahu, atau mengonsumsi suplemen zinc untuk menambah asupan zinc.
Tipe lain dari garis horizontal yang dapat muncul pada kuku Anda disebut garis Muehrcke. Garis ini merupakan garis putih horizontal sejajar yang memanjang menjadi tanda rendahnya kadar protein.
6. Kuku Pipih atau Berbentuk Sendok (Koilonychia)
Kuku berbentuk sendok, koilonychia tampak seperti kuku yang "dicungkil", sering kali disebabkan oleh kekurangan zat besi atau kekurangan vitamin C.
Konsumsi makanan yang kaya akan zat besi, seperti daging, dan mungkin mengonsumsi suplemen zat. Mungkin juga perlu mengatasi kondisi kesehatan yang menyebabkan penyerapan zat besi menjadi buruk.
Mengonsumsi lebih banyak makanan tinggi vitamin C, seperti paprika merah, brokoli, atau stroberi. Mengonsumsi tablet vitamin C juga dapat membantu proses penyerapan zat besi.
Selain itu, mengonsumsi makanan kaya akan vitamin C tidak hanya menjaga kondisi kuku, tetapi juga kesehatan pada tubuh secara keseluruhan.