JawaPos.com - Terkena kanker bukanlah akhir dari segalanya. Justru itu menjadi pintu masuk bagi penderitanya agar hidup lebih sehat lagi. Termasuk jika terkena kanker darah.
Baru saja masyarakat dikagetkan dengan kabar sakitnya mantan Ibu Negara Ani Yudhoyono karena kanker darah. Tentunya selain pengobatan, sangat penting mengosumsi makanan penuh antioksidan guna membantu melawan kanker. Sehingga menjaga tubuh tetap kuat dan dapat terus berjuang.
Dilansir dari Everyday Health, Rabu (13/2), terdapat tips hidup sehat dengan menerapkan pola makan yang sehat bagi pasien kanker darah. Apalagi pengobatan pada pasien kanker darah dapat membuat pasien mual dan mengurangi nafsu makan.
Makan Buah dan Sayuran
Konsimsi 10 buah dan sayuran sehari. Vitamin, mineral, antioksidan, dan phytochemical dalam buah-buahan dan sayuran diketahui dapat memerangi sel-sel kanker. Taburkan buah berry di atas sereal atau gandum utuh, atau yogurt. Konsumsi apel atau pisang sebagai camilan setiap hari.
Kukus Sayuran
Dengan cara ini, pasien mendapatkan nutrisi paling banyak. Misalnya paprika, jamur, brokoli, dan wortel. Tambahkan kacang polong manis, kembang kol, dan zucchini ke dalam salad. Boleh berikan karbohidrat kentang dengan brokoli atau tomat. Lalu buatlah sup sayur dengan bayam, kangkung, sawi, sawi, atau chard. Kemudian minum jus sayuran rendah sodium.
Konsumsi Gandum Utuh
Setiap gigitan harus memiliki nutrisi sebanyak mungkin. Maka ambillah roti gandum dan nasi merah sebagai pengganti nasi putih, sereal gandum, dan biji-bijian seperti quinoa.
Protein Jadi Prioritas
Efek samping dari kemoterapi dapat mual dan muntah, yang menghilangkan nafsu makan beberapa pasien. Akan tetapi sangat penting bagi pasien leukemia untuk mendapatkan protein karena itu akan membuat mereka kuat. Cobalah masak sepotong ikan atau ayam tanpa banyak bumbu. Mungkin juga lebih mudah memakan ayam atau ikan dalam sup. Jika vegetarian, makanan berprotein baik termasuk kacang-kacangan dan biji-bijian, produk kedelai seperti tahu atau susu kedelai dan telur.
Hindari Kafein dan Es
Ketika efek samping kemoterapi seperti mual, maka pasien bisa menyeruput minuman jahe dan cairan lainnya. Jauhi makanan pedas dan kafein untuk menghindari sakit perut.
Bakteri Baik Seperti Yogurt
Perut memiliki bakteri sehat yang membantu tubuh mencerna makanan dengan lebih baik. Maka konsumsilah probiotik lebih banyak seperti yogurt.
Makan Teratur
Makanlah setiap dua hingga empat jam. Orang dengan leukemia cenderung turun berat badannya karena kehilangan nafsu makan dan mual. Akan tetapi sangat penting untuk mempertahankan berat badan agar tetap kuat. Jika sulit makan makanan besar, makan makanan porsi kecil setiap dua hingga empat jam dapat membantu.