← Beranda

Awas Rusak! Jangan Coba-coba Pakai Anti Gores Layar Berbahan UV Cair

Rian AlfiantoRabu, 13 Maret 2024 | 20.32 WIB
Ilustrasi: Layar smartphone rusak karena goresan. (Gizchina).
JawaPos.com - Kendati kebanyakan smartphone saat ini sudah hadir dengan layar dengan grade atau ketahanan akan goresan sampai level tertentu, hal tersebut tak membuat perangkat benar-benar aman. Potensi layar tergores seiring pemakaian masih tetap ada.
 
Makanya, saat ini banyak bermunculan aksesori pendamping berupa pelindung layar tambahan. Di pasaran, aksesori tersebut dikenal dengan anti gores layar dan bisa didapat dengan mudah oleh konsumen. 
 
Bahan dari anti gores layar pun beragam. Ada yang dari lembaran plastik, PPF atau bahkan UV cair. Untuk bahan yang terakhir, dalam peringatan baru-baru ini, sub-merek Xiaomi, Redmi, telah memperingatkan penggunanya tentang potensi bahaya pelindung layar berperekat UV cair.
 
Baca Juga: Viral Komplotan Pencuri Modus Baru: Pelaku Pura-pura Lumpuh untuk Pancing Korban Keluar Toko, Kawannya Gasak Uang dan HP di Dalam Toko
 
Meskipun pelindung ini telah menjadi pilihan populer, terutama untuk perangkat dengan layar melengkung, Xiaomi menyoroti risiko yang bisa ditimbulkannya. Khawatir menyebabkan kerusakan, konsumen diimbau untuk tidak memakai aksesori dengan bahan tersebut. 
 
Perekat cair yang digunakan untuk mengamankan pelindung ini dapat meresap ke area sensitif seperti tombol, port pengisian daya, dan lubang speaker, sehingga berpotensi menyebabkan masalah seperti perangkat dihidupkan ulang secara tidak terduga, kegagalan fungsi tombol, dan bahkan kerusakan pada casing ponsel. 
 
Dilansir via Gizmochina, Xiaomi menekankan bahwa penggunaan pelindung layar jenis ini dapat membatalkan garansi perangkat Anda. Ini berarti segala biaya perbaikan akibat kerusakan yang disebabkan oleh pemasangan pelindung layar akan ditanggung sepenuhnya oleh pengguna.
 
Baca Juga: YLKI Soroti soal Rencana Pembatasan Pembelian Pertalite, Daya Beli Masyarakat Terganggu
 
Meskipun pengguna berpengalaman mungkin berhasil memasang pelindung layar UV cair, risiko yang terkait dengan pemasangan yang tidak tepat sangatlah besar. 
 
Sebagai alternatif, Xiaomi merekomendasikan untuk mempertimbangkan pelindung layar tradisional seperti kaca tempered, kaca non-temper, atau film elektrostatik, yang menawarkan perlindungan tanpa risiko intrusi cairan.
 
Apple juga baru-baru ini mengeluarkan panduan terkait paparan cairan untuk iPhone. Perusahaan sangat tidak menyarankan praktik umum yang menempatkan iPhone basah di dalam sekantong beras mentah. 
 
Baca Juga: DKI Jakarta Umumkan Daftar Kota dan Kabupaten Tujuan Program Mudik Gratis
 
Selain itu, Apple memperingatkan agar tidak memasukkan kapas, tisu, atau benda serupa ke dalam port pengisian daya, serta menggunakan sumber panas eksternal untuk mengeringkan perangkat. Tindakan seperti itu berisiko semakin merusak ponsel.
 
Sebaliknya, prosedur yang disarankan Apple untuk mengatasi cairan di port pengisian daya adalah dengan mencabut kabel, mengetuk iPhone secara perlahan untuk menghilangkan kelebihan cairan, dan membiarkannya mengering di tempat yang memiliki aliran udara selama minimal 30 menit.
EDITOR: Banu Adikara